Abaikan Penguatan Minyak, Bursa AS Melemah

Abaikan Penguatan Minyak, Bursa AS Melemah

Selasa, 10 Februari 2015 06:40:11 WIB

Monexnews - Penguatan minyak pada hari Senin gagal membawa Wall Street ke zona hijau, kondisi geopolitik Yunani kembali membebani pergerakan bursa.

Dalam pidato pertamanya di hadapan parlemen hari Minggu kemarin, Perdana Menteri Yunani, Alexis Tsipras, membeberkan rencana untuk menghapuskan program penghematan yang dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya sebagai bagian dari kesepakatan bailout. Sentimen negatif lainnya datang dari China yang melaporkan penurunan tajam impor dan ekspor di bulan Januari, memberikan gambaran melambatnya konsumsi dalam negeri ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut. Ekspor tercatat turun 3,3% dibandingkan Januari 2014, berbanding terbalik dengan kenaikan 9,7% din bulan Desember, dan mematahkan ekspektasi kenaiakn 4,0% oleh para ekonom. Adapun impor tahunan periode Januari tercatat merosot 19,9%, jauh lebih buruk dibandingkan penurunan bulan Desember yang hanya sebesar 2,4% serta di bawah ekspektasi3 kenaikan 3,3%. Sementara itu minyak menguat Organization of the Petroleum Exporting Countries yang menaikkan ekspektasi permintaan minyak dunia di tahun 2015. OPEC memperkirakan permintaan minyak ke kartel tersebut akan mencapai 29,21 juta barel per hari, naik 430.000 barel dari proyeksi sebelumnya. Dalam beberapa sesi sebelumnya penguatan minyak selalu memberikan sentimen positif bagi bursa. Indeks S&P500 ditutup turun 8,75 poin atau 0,4% menjadi 2.046,72. Dow Jones kehilangan 95,08 poin atau 0,5% menjadi 17.729,21. Nasdaq turun 18,39 poin atau 0,4% menjadi 4.726,01. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search