Akhir Pekan Yang Kelam Bagi Pasar Asia

Akhir Pekan Yang Kelam Bagi Pasar Asia

Jum'at, 10 Oktober 2014 17:22:37 WIB

Monexnews -

Mayoritas bursa Asia tertular oleh aksi jual masif yang terjadi di Wall Street pada perdagangan akhir pekan (Jumat, 10/10) akibat kalangan investor kembali khawatir terhadap perlambatan ekonomi dunia.

Kekhawatiran itu bangkit setelah lemahnya data ekspor Jerman menaikkan lagi rasa takut bahwa dampak kecemasan ekonomi Eropa dapat menyusutkan ekonomi global.

Di Jepang, indeks Nikkei (N.225) berakhir merosot 1.15% untuk di hari ke-4 beruntun, dan menyentuh level rendah dalam 2 bulan akibat kecemasan terhadap ekonomi global. Sedangkan jatuhnya harga minyak dunia turut memukul saham-saham berbasis minyak domestik.

Untuk selama sepekan terakhir, indeks Nikkei sudah anjlok hingga 2.6%, sementara Nikkei akan tutup hari Senin karena libur nasional.

Pasar Korea Selatan melanjutkan perdagangan dengan koreksi tajam setelah tutup akibat libur publik di hari Kamis. Indeks KOSPI berakhir anjlok 1.24% pada level rendah baru dalam 5 bulan terakhir.

Sejumlah blue-chip teknologi menjadi top losers di lantai bursa dengan Samsung Electronics tercatat anjlok lebih dari 2% dan produsen chip-memori SK Hynix juga tumbang hingga di atas 4%.

Sementara, indeks utama Hang Seng juga tergerus hingga 1.9% akibat merosotnya pasar ekuiti global ditambah munculnya kecemasan terhadap kemungkinan bangkitnya lagi aksi demonstrasi di Hong Kong. Ketakutan itu muncul setelah pemerintah setempat membatalkan perundingan dengan pengunjuk rasa yang pro-demokrasi termasuk dari kalangan pelajar.

Pemerintah kota Hong Kong juga menegaskan pihaknya tidak akan memulai negosiasi pada hari ini seperti rencana sebelumnya. Asal tau saja, blokade yang sebelumnya dilakukan oleh kalangan pelajar Hong Kong, menuntut dilakukannya pelaksanaan pemilu langsung tanpa ada intervensi pemerintah pusat China.
(dar)


(dar)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search