Aksi Jual di Wall St Membebani Sentimen Pasar Asia

Aksi Jual di Wall St Membebani Sentimen Pasar Asia

Jum'at, 01 Mei 2015 09:18:33 WIB

Monexnews - Saham-saham Asia diperdagangkan cenderung mixed di awal sesi hari Jumat seiring investor mencerna beberapa data ekonomi dari Jepang dan China, dengan sentimen juga terbebani oleh aksi jual di Wall Street sesi sebelumnya. PMI Manufaktur China dilaporkan stabil pada 50,1 di bulan April, sedangkan PMI jasa turun menjadi 53,4, dari 53,7 pada bulan sebelumnya. Bagaimanapun, volume perdagangan diprediksi akan tipis dalam sesi perdagangan terakhir pekan ini seiring diliburkannya sebagian besar pasar di kawasan Asia untuk Labor Day. Nikkei225 tergelincir 0,15% di awal perdagangan setelah rilis data ekonomi yang lebih baik dari ekspektasi gagal mengimbangi sentimen negatif yang ditularkan Wall Street. Tingkat inflasi konsumen dirilis naik 2,2% pada Maret, melampaui ekspektasi kenaikan 2,1%. Belanja rumah tangga turun pada kecepatan tahunan 10,6% di bulan Maret, lebih baik dari prediksi penurunan 12,1%. Sementara tingkat pengangguran di Jepang mencatat penurunan menjadi 3,4% dari 3,5% pada bulan Februari.

Saham

Sony merosot 2,3% meskipun raksasa elektronik konsumen itu menaikkan proyeksi laba usaha tahunan lebih dari 4 kali lipat. saham Honda Motor melawan tren di pasar saham Tokyo dengan menguat 1,5%, dipicu beberapa aksi bargain hunting. Indeks Australia S&P ASX200 rebound ke zona hijau, dan berpotensi menghentikan penurunan 3 hari beruntun, seiring investor mulai menggeser fokus mereka ke pertemuan kebijakan Reserve Bank of Australia minggu depan. (vid)


(vid)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search