Aktivitas Manufaktur Korea Selatan Bebani Kospi

Aktivitas Manufaktur Korea Selatan Bebani Kospi

Senin, 03 November 2014 07:54:02 WIB

Monexnews - Kospi mencatatkan pelemahan tipis setelah data manufaktur Korea Selatan menegaskan ancaman perlambatan ekonomi terbesar No.4 di Asia tersebut. Indeks manufaktur Korea Selatan (versi HSBC) turun dari level 48.8 menjadi 48.7 untuk bulan Oktober. Data HSBC sejalan dengan data manufaktur yang dirilis Seoul minggu lalu dimana aktivitas sektor manufaktur turun dari level 78 menjadi 76. Kospi futures turun 0,24% dan kini diperdagangkan di level 249.60.

Sementara itu saham otomotif cukup terpuruk setelah CEO Kia Motors mengajukan pengunduran diri pada hari Jumat silam. Presiden Lee Sam-woong mundur sebagai wujud tanggung jawab atas aksi demonstrasi yang dilakukan oleh serikat pekerja Kia yang menuntut kenaikan upah. Wakil Presiden dan CFO Park Han-woo akan mengambil alih pucuk pimpinan Kia Motos. Saham Kia Motors dan Hyundai Motors masing-masing anjlok 3%.

Di lain pihak, Korea Selatan melaporkan kenaikan surplus neraca perdagangan dari $3,4 miliar menjadi $7,5 miliar untuk bulan Oktober. Namun, kinerja ekspor melambat dengan hanya mencatatkan kenaikan 2,5% setelah tumbuh 6,8% di September. Impor bahkan mengalami penurunan 3% di Oktober setelah naik 8% pada bulan sebelumnya.

Investor juga terlihat waspada setelah berkurangnya aktivitas sektor manufaktur

Cina membuat investor kembali cemas dengan outlook perekonomian terbesar No.2 di dunia tersebut. Indeks sektor manufaktur Cina turun dari 51.1 menjadi 50.8 untuk bulan Oktober. Pasar juga berhati-hati dengan resiko geo-politik di Ukraina setelah pihak separatis pro-Rusia melakukan pemilu tandingan yang ditentang oleh Kiev dan Barat. Hasil pemilu menunjukan bahwa Alexander Zakharchenko dapat menjadi pimpinan separatis di wilayah timur Ukraina dan ini dapat menegaskan keinginan separatis untuk lebih dekat dengan Rusia. (fr)


(fr)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search