Asia Melempem Setelah Bernanke dan OECD

Asia Melempem Setelah Bernanke dan OECD

Rabu, 20 November 2013 10:42:08 WIB

Monexnews - Secara umum lantai bursa saham Asia melemah diperdagangan hari Rabu (20/11) setelah Pimpinan Federal Reserve - Ben Bernanke kembali meyakinkan pasar bahwa suku bunga Amerika akan tetap rendah untuk beberapa waktu ke depan.

Bernanke mengatakan bank sentral AS (the Fed) akan mempertahankan kebijakan moneter longgar selama itu diperlukan dan hanya akan mulai mengurangi pembelian obligasi-nya setelah dipastikan bahwa perbaikan pasar tenaga kerja akan terus berlanjut. Pernyataan Bernanke tersebut dilontarkan saat acara makan malam pada pertemuan tahunan para anggota National Economist Club di Washington.

Kalangan investor di Asia juga menjadi pesimis setelah Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (

OECD) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk negara Australia dan Korea Selatan. Selain itu, para investor juga lebih bersikap untuk berhati-hati menjelang rilis minutesdari pertemuan Federal Reserve nanti malam (Kamis dini hari). Namun demikian, lantai bursa saham China masih mampu menguat tipis karena masih terkait dengan agenda rencana reformasi Beijing yang dirilis pada akhir pekan lalu sekaligus ikut memicu lonjakan di bursa Hong Kong. Dampak pasar atas cetak biru reformasi yang bertujuan untuk merestrukturisasi perekonomian, telah menjadi petunjuk paling jelas bagi sejumlah perusahaan China yang terdaftar di bursa Hong Kong. Sehingga indeks Hang Seng China Enterprises berhasil melesat hingga total 6,2% pada hari Senin dan Selasa.(dar)


(dar)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search