Asia Optimis Jelang FOMC, GDP AS

Asia Optimis Jelang FOMC, GDP AS

Rabu, 30 Juli 2014 08:45:59 WIB

Monexnews - Bursa saham Asia menguat untuk ketiga sesi berturut-turut pada hari Rabu menjelang event penting di Amerika Serikat. Fokus tertuju pada keputusan kebijakan moneter Federal Reserve dan GDP kuartal kedua AS yang akan dirilis hari ini. Ekonom memperkirakan laju kenaikan tahunan sebesar 3% pada GDP sementara Federal Reserve diperkirakan akan kembali memangkas pembelian asetnya sebanyak 10 hingga 25 milyar dollar per bulan. "GDP diperhatikan secara aktif oleh Federal Open Market Committee (FOMC) dan jika data tersebut menunjukkan laju pertumbuhan yang lebih tinggi dari estimasi, isu kenaikan suku bunga akan merasuki Wall Street," ucap Evan Lucas, strategis pasar pada IG.

Sementara itu, Eropa dan AS mengumumkan sanksi baru terhadap Rusia pada hari Selasa dalam usaha untuk menekan pihak Moskow melakukan lebih untuk mengakhiri aktivitas pemberontakan di Ukraina. Berita ini menekan bursa saham AS turun, menyeret Dow ke bawah level 17,000. Kecemasan mengenai Argentina juga menekan sentimen bursa saham. Pemerintah dan pengadilan yang ditunjuk sebagai mediator bagi kreditur yang tertahan akan terus bediskusi menjelang batas waktu hari Rabu untuk menghindari default hutang.

Indeks Nikkei Jepang melaju ke level tinggi 6 bulan baru untuk ketiga sesinya kendata data yang dirilis sebelum pasar dibuka. Output industri turun sebesar 3.3% di bulan Juni dari bulan Mei, jauh di bawah perkiraan dan menandai penurunan pertama dalam 2 bulan. Dari sisi earnings, saham Honda Motor rally lebih dari 3% setelah mengumumkan kenaikan sebesar 7.1% pada laba operasional untuk periode kuarta kedua pasca penutupan pasar hari Selasa. Saham Japan Airlines turun lebih dari 2% setelah mengatakan pada hari Selasa bahwa laba kuartalannya turun dengan laju tahunan sebesar 19%.

Bursa saham Korea Selatan naik ke level tertinggi sejak 2011 untuk kedua harinya dan memperpanjang rally untuk sesi keempat seetlah output pabrik bulan Juni berada di dekat level tinggi 5 tahun. Diantara saham yang menguat pada indeks Kospi, saham Hyundai Motor naik lebih dari 1%. Saham Hyundai Heavy anjlok sebanyak 13% setelah melaporkan kerugian sebesar 1 milyar dollar untuk kuartal kedua. (xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search