Asia Terimbas Wall St. Setelah Data ISM

Asia Terimbas Wall St. Setelah Data ISM

Selasa, 02 April 2013 10:25:07 WIB

Monexnews - Secara umum perdagangan di lantai bursa Asia di hari Selasa (2/4) nampak lesu seiring pelaku pasar tidak agresif dalam bertransaksi di bursa terutama setelah Wall Street menutup perdagangan hari Senin kemarin pada di teritori negaitf.

Bursa saham Amerika Serikat (

AS) merosot di hari Senin setelah pihak Institute for Supply Management (ISM) merilis indeks aktivitas manufaktur nasional jatuh ke level 51.3 dari 54.2 di bulan Februari, dengan angka new orders - indikator utama atas pertumbuhan di masa mendatang, menyumbangkan kejatuhan paling besar. Anjloknya bursa saham terjadi seraya perdagangan di buka kembali di hari Senin (1/4) setelah tutup lebih awal di hari Kamis ketika indeks Standard & Poor's 500 mencapai rekor tinggi bersamaan dengan tutupnya pasar karena libur Good Friday (Paskah). Lemahnya data pabrikan AS tersebut akhirnya menaikkan kekhawatiran bahwa dampak dari pengetatan fiskal sudah mulai melukai perekonomian terbesar di dunia ini. Dan melambatnya aktivitas manufaktur juga turut menaikkan kewaspadaan investor terhadap munculnya indikator-indikator baru yang dapat memicu terkikisnya momentum ekonomi. Sentimen pasar hari ini sebenarnya sudah nampak pesimis pasca di rilisnya data-data ekonomi regional Asia yang mengecewakan. Dari negeri samurai, survei tankan yang digunakan untuk mengukur sentimen manufaktur besar di Jepang kembali merosot di angka -8 sepanjang kuartal pertama 2013 yang mengindikasikan sektor tersebut masih pesimis terhadap kondisi perekonomian Jepang. Namun angka tersebut masih lebih baik dibandingkan dengan kuartal sebelumnya di level -12. Selain itu, data aktivitas manufaktur China baik yang di rilis resmi oleh pemerintah Beijing maupun versi HSBC, keduanya menurun dari bulan sebelumnya, namun masih berada di zona ekspansif. Alhasil, rilis sejumlah data yang mengecewakan tersebut memicu aksi jual masif sehingga menyeret turun sejumlah indeks utama Asia di awal pekan.(dar)


(dar)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search