Asia Tertekan Dampak Yen, Libur Wall St

Asia Tertekan Dampak Yen, Libur Wall St

Senin, 27 Mei 2013 11:38:29 WIB

Monexnews - Mengawali perdagangan pekan ini (Senin, 27/5) indeks bursa Tokyo Jepang kembali terkoreksi dan menjadi bursa dengan penurunan paling tajam di Asia hari ini lantaran kalangan investor masih nampak khawatir dan gelisah terhadap gejolak yang terjadi pada pasar obligasi Jepang.

Hari ini imbal hasil obligasi pemerintah Jepang atau JGB bertenor 10thn berkisar di area 0.828% setelah melejit hingga 1.00 persen pekan lalu yang merupakan level tertingginya dalam satu tahun terakhir. Sehingga hal ini berdampak pada penguatan Yen dan langsung membebani kalangan eksportir di lantai bursa

Nikkei Jepang.

Dan secara umum, sentimen pasar di regional Asia nampak masih rentan terutama setelah terhentinya rally Wall Street di akhir pekan lalu, akibat masih adanya kekhawatiarn bahwa Federal Reserve Amerika (the Fed) akan menarik program stimulusnya dengan mengurangi pembelian obligasi tahun ini. Transaksi perdagangan nampak lesu hari ini karena bursa Wall Street Amerika tutup berkenaan libur nasional Memorial Day.

Dan imbas dari penguatan Yen hari ini, indeks Nikkei Jepang mengalami koreksi tajam yang dibarengi juga oleh aksi profit-taking setelah volatilitas yang sangat ekstrim sepanjang pekan lalu di tengah kekhawatiran penguatan yield obligasi pemerintah. Indek utama Nikkei tercatat tumbang sekitar -2.7% menuju area 14,220.78, atau anjlok hingga -414.22 poin dan secara signifikan membalikkan kenaikkan sebesar 0.9% yang tercatat pada Jumat lalu setelah indeks bergerak bagaikan roller-coaster. Sementara indeks Hang Seng hari ini juga ikut terkoreksi karena sebagian investor masih khawatir terhadap rencana reduksi pembelian obligasi oleh the Fed serta cemas dengan melambatnya perekonomi di negeri China. Di lantai bursa nampak sejumlah saham operator kasino dan telekomunikasi memimpin keterpurukan, sedangkan sektor properti dan perbankan mengalami penguatan. Indeks utama Hang Seng terpantau melemah 0.1% dan berkisar di area 22,593.30, dan indeks Hang Seng futures juga turut terkoreksi hingga -20 poin di area 22560. Sedangkan penguatan mata uang yen-Jepang hari ini justru menjadi peluang yang bagus bagi kalangan eksportir Korea Selatan untuk kembali bergairah sehingga memicu indeks

Kospi rally di perdagangan awal pekan ini sekaligus unggul dari rivalnya di bursa Asia. Dan kalangan investor kian bersemangat melakukan transaksi setelah survei bank sentral merilis data sentimen konsumen Korea Selatan yang mengalami penguatan sebesar 104 di bulan Mei dari bulan seb nya di angka 102. Rilis data tersebut menunjukkan bahwa konsumen lebih optimis terhadap kondisi perekonomian negerai gingseng dalam beberapa bulan mendatang.

Namun demikian, rally indeks nampk kembali terbatas lantaran sebagian investor masih khawatir terhadap rencana reduksi stimulus moneter di Amerika Serikat serta cemas dengan melambatnya perekonomian di negeri China.(dar)


(dar)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search