Berakhir Mix, Bursa Asia Dipengaruhi Sentimen Beragam

Berakhir Mix, Bursa Asia Dipengaruhi Sentimen Beragam

Selasa, 22 Januari 2013 14:41:04 WIB

Monexnews -Pergerakan pasar Asia hingga sesi terakhir perdagangan sesi Asia hari ini (22/01) mix. Sementara nilai tukar yen terpantau menguat dengan indeks yang terkoreksi pasca rilis hasil pertemuan kebijakan terakhir.

Dollar melemah terhadap yen setelah Bank of Japan menetapkan target inflasi di level 2% dan melanjutkan program pembelian aset. BoJ juga berjanji untuk melanjutkan program pembelian aset keuangan jika masih diperlukan. Greenback di Y89.18 dibandingkan dengan Y89.62 hari Senin malam di New York. Perdana menteri Jepang yang baru saja terpilih bulan lalu, Shinzo Abe berencana untuk mengakhiri problem deflasi jangka panjang Jepang yang menghasilkan tekanan pada yen dalam beberapa bulan ini. Pengumuman bank sentral ini sangat sesuai dengan ekspektasi. Tidak ada hal baru di luar prediksi pasar," jelas Wee-Khoon Chong, analis suku bunga senior di Societe Generale, Hong Kong. Saham Jepang terseret penguatan yen dengan Nikkei yang turun 0.6%. Saham eksportir diantaranya produsen mobil yang terimbas apresiasi yen diantaranya Honda Motor yang turun 2.5% dan Toyota Motor turun 1.3%. Saat ini bank sentral sudah menetapkan keputusan dan fokus pasar saat ini bergeser pada konferensi pers gubernur Masaaki Shirakawa yang akan dijadikan peluang bagi investor atas langkah gubernur dalam menghadapi deflasi. Olympus Corp. +6% setelah perusahaan dipindahkan dari posisi "supervisory post" sejak Desember 2011 setelah tersangkut skandal keuangan. Posisi saham saat ini berada dalam kondisi "alert" di bursa Tokyo. Australia's S&P/ASX 200 bergerak flat dengan sebagian besar perusahaan pertambangan meraih gain. Rio Tinto naik 0.9% sementara Fortescue Metals Group naik 2.2%. Perusahaan kontraktor jasa pertambangan, MacMahon Holdings melambung 6.7% di Sydney setelah mengumumkan bahwa pihaknya telah memenangkan kontrak senilai A$1.8 miliar untuk membantu pembangunan Christmas Creek Mine di bagian barat Australia. Bursa China terus bergerak naik dengan indeks Hong Kong, Hang Seng naik 0.3% dan Shanghai Composite naik 0.1% di China. Diantara saham yang mengalami pergerakan terbesar di Hong Kong, Sunac China Holdings terkoreksi 6.5% setelah sempat melambung hingga $260 juta. Kesepakatan Sunac terjadi hanya satu pekan setelah developer China lainnya, Evergrande Real Estate Group, naik hingga $561 juta. Kospi Korea Selatan naik 0.3%. (din)


(din)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search