Buntuti Wall St, Bursa Sydney Tergerus Pasca GDP

Buntuti Wall St, Bursa Sydney Tergerus Pasca GDP

Rabu, 04 Desember 2013 09:18:07 WIB

Monexnews - Indeks bursa Sydney Australia kembali mengalami koreksi di perdagangan hari Rabu (04/12) terutama lantaran terseret turun oleh anjloknya bursa saham Wall Street serta akibat sikap pesimis investor dalam menanggapi data GDP Australia yang mengecewakan.

Indeks benchmark Australia kini diperdagangkan di area kisaran terendahnya sejak bulan Oktober lalu seiring bursa saham AS terkoreksi untuk di hari ke-3 nya beruntun. Penurunan Wall Street semalam terutama akibat para investor terbebani oleh laporan penjualan mobil dan sektor ritel menjelang di rilisnya data-data ekonomi penting pekan ini yang mungkin dapat memberikan petunjuk mengenai kapan Federal Reserve akan mulai mengurangi stimulus. Sikap kalangan investor juga menjadi negatif setelah pemerintah merilis data pertumbuhan GDP kuartal III yang mengecewakan pasar. Angka GDP kuartal III q/q tercatat sebesar 0.6%, masih sama dengan kuartal sebelumnya, namun meleset di bawah ekspektasi 0.8%. Sedangkan GDP y/y muncul lebih rendah di angka 2.3%, dan jauh di bawah ekspektasi serta angka kuartal sebelumnya pada 2.6%. Tercatat indeks utama S&P/ASX 200 Sydney terkoreksi hingga (-0.28%) atau tergerus (-14.87) poin pada area 5241.20. Di lantai bursa nampak saham Qantas Airways Ltd. anjlok 2.5%, Harvey Norman Holdings Ltd. melemah 1.3%, dan saham Incitec Pivot Ltd. terkoreksi 1.8%. Sedangkan saham Santos Ltd. juga jatuh 2.6% terkait adanya indikasi bahwa perusahaan bakal kehilangan petunjuk penurunan produksi tahun 2013, menurut Australian Financial Review.(dar)


(dar)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search