Bursa AS Berubah Tipis Seiring Penurunan Saham Energi

Bursa AS Berubah Tipis Seiring Penurunan Saham Energi

Selasa, 28 Oktober 2014 05:40:54 WIB

Monexnews - Bursa saham AS sedikit berubah setelah pada pekan lalu mencatat penguatan mingguan terbesar sejak bulan Januari 2013. Sektor energi membebani bursa setelah harga minyak turun dan sempat menembus dibawah $80 per barel. Laporan pada Minggu sore menyebutkan, Goldman Sachs memangkas proyeksi harga minyak untuk tahun 2015, memberikan perkiraan harga minyak WTI akan turun menjadi $75 per barel dan Brent $85 per barel pada kuartal pertama 2015.

Haliburton Co dan Nabors Industries Ltd turun lebih dari 6%, memimpin penurunan perusahaan sektor energi. Merck Co. meski melaporkan earning lebih baik dari estimasi namun berakhir melemah setelah memangkas proyeksi laba. Earning Merck pada kuartal ketiga turun menjadi 90 sen perlembar saham dari periode yang sama tahun sebelumnya 92 sen per lembar saham. Penjulaan secara global turun menjadi $10,56 miliar dari $11,03 miliar tahun sebelumnya. Analis sebelumnya memperkirakan Merck akan membukukan earning sebesar 88 sen per lembar saham dan pendapatan sebesar $10,67 miliar. Perusahaan menyesuaikan proyeksi earning dalam setahun penuh menjadi $3,46 sampai $3,50 per lembar saham, dari proyeksi sebelumnya $3,43 sampai $3,53.

Indeks Dow Jones menguat 0,1% menjadi 16817,94. S&P 500 melemah 0,2% menjadi 1961,63, dan Nasdaq naik 0,1% menjadi 4485,93. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search