Bursa Asia Anjlok di Tengah Kekhawatiran  Proyeksi Bunga Federal Reserve

Bursa Asia Anjlok di Tengah Kekhawatiran Proyeksi Bunga Federal Reserve

Kamis, 11 Oktober 2018 12:08:40 WIB

Bursa saham Asia anjlok tajam pada perdagangan Kamis seiring kekhawatiran pasar akan terus menguatnya imbal hasil US Treasury akan memicu kenaikan bunga Federal Reserve dalam jangka waktu 12 bulan ke depan.

Membaiknya ekonomi AS yang terus berlangsung dengan ditunjukkan dari data ekonomu terbaru, dikhawatirkan akan mendorong Federal Reserve berbuat lebih agresif terkait bunga acuan.

Hal ini telah menyebabkan indeks Wall Street ambrol semalam. Dow Jones Industrial Average turun 831,83 poin (-3,15%) menjadi 25.598,74. Indeks S&P 500 kehilangan 94,66 poin (-3,29%) menjadi 2,785.68. Adapun Nasdaq Composite turun 315,97 poin (-4,08%) menjadi 7.422,05.

"Pasar ekuitas terkunci dalam aksi jual tajam, dengan kekhawatiran di sekitar seberapa jauh imbal hasil Treasury akan naik, peringatan dari IMF tentang risiko stabilitas keuangan dan ketegangan perdagangan lanjutan semua ketidakpastian mengemudi," kata analis di ANZ.

Indeks MSCI terluas dari saham Asia Pasifik di luar Jepang merosot 2,7% ke level terendah dalam 18 bulan. Nikkei Jepang dan indeks Shangahi turun 4,3%, penurunan harian paling tajam sejak Maret, sementara indeks Topicx Jepang yang lebih luas cakupannya kehilangan sekitar $ 195 miliar dalam nilai pasar, sementara indeks saham blue chip China turun 3 persen.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search