Bursa Asia Berhati-Hati Menjelang Keputusan Bank Sentral

Bursa Asia Berhati-Hati Menjelang Keputusan Bank Sentral

Kamis, 04 September 2014 08:37:26 WIB

Monexnews - Perdagangan pada sesi Asia diwarnai kecemasan pada hari Kamis seiring investor menantikan keputusan bank sentral Jepang dan Eropa. Bank of Japan diperkirakan akan mempertahankan kebijakan moneternya pada akhir rapat selama 2 hari. Trader akan menantikan komentar terkait serentetan data ekonomi yang lemah belakangan ini sebagai dampak dari kenaikan pajak penjualan di bulan April lalu. Siang nanti, fokus akan tertuju pada pertemuan kebijakan European Central bank, dengan sejumlah pelaku pasar mengantisipasi ECB dapat merilis kebijakan stimulus baru menyusul data inflasi dan aktivitas pabrik yang buruk.

"Apapun hasil dari pertemuan malam ini, kecemasan pasar akan berakhir. Kemungkinan untuk kejutan dan kekecewaan tinggi yang mana akan memulihkan aktivitas perdagangan, terlepas dari hasilnya," ucap Evan Lucas, strategis pasar pada IG.
Dari berita geopolitik, Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Rabu mengatakan bahwa ia telah berbicara dengan Presiden Ukraina Petro Poroshenko melalui telefon dansementara tidak ada kesepakatan damai, Putin merilis 7 poin rencana untuk mengakhiri pertumpahan darah di wilayah timur Ukraina. Pihak negosiator dari pihak Kiev, Moskow, serta pemberontak pro separatis akan kembali berdiskusi pada hari Jumat.
Indeks

Nikkei Jepang menghentikan rally setelah ditutup pada level tinggi 7 bulan pada 2 sesi terakhir, dan rally beruntun selama 3 hari. Saham Sony turun sebanyak 0.2% setelah merilis dua perangkat yang dapat dipakai pada hari Rabu dalam usaha untuk mendorong tingkat penjualan pada usaha mobilenya.
Indeks
Kospi Korea Selatan rebound dari level penutupan pada level rendah 3 pekan hari Rabu lalu berkat kenaikan sebesar 2% padasaham Samsung Electronics setelah merilis dua perangkat baru di New York. Investor juga mencerna data gross domestic product (GDP) kuartal kedua, yang mana mencetak laju kenaikan kuartalan sebesar 0.5%, lebih rendah dari estimasi dan melambat dari kenaikan sebesar 0.6% pada kuartal pertama.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search