Bursa Asia Dibuka Bervariasi

Bursa Asia Dibuka Bervariasi

Senin, 30 Mei 2016 11:31:52 WIB

Monexnews - Saham-saham di Bursa Asia pada akhir sesi I perdagangan Senin ditutup mixed sementara dollar AS menguat setelah ketua Federal Reserve Janet Yellen mengatakan bahwa membaiknya ekonomi AS berarti mungkin akan ada kenaikan suku bunga AS dalam "beberapa bulan mendatang".

The Fed kemungkinan menaikkan suku bunga AS dalam "beberapa bulan mendatang" jika pertumbuhan ekonomi membaik dan pasar tenaga kerja menyerap lebih banyak pekerja, jelas Yellen akhir pekan lalu.

Indeks MSCI Asia-Pacific di luar Jepang turun 0,2 persen.Indeks bursa China yaitu bursa Shanghai dibuka melemah 0,16 persen sedangkan indeks Shenzhen turun 0,287 persen; sedangkan indeks Hang Seng Hong Kong dibuka menguat 0,35 persen.Namun indeks Nikkei malah menguat 0,9 persen, seiring pelemahan yen merespons penundaan kenaikan pajak penjualan menjadi April tahun depan.

Australia ASX 200 diperdagangkan secara efektif datar, ditimbang oleh penurunan 0,7 persen di sektor pertambangan.

Saham perusahaan tambang utama Australia berada di bawah tekanan, dengan saham Rio Tinto turun 0,11 persen, Fortescue Metals turun 1,82 persen dan BHP Billiton lebih rendah sebesar 0,36 persen.

Melintasi Selat Korea, Kospi lebih rendah sebesar 0,15 persen, meskipun survei bank sentral Korea Selatan dari 1.700 produsen menunjukkan bahwa kepercayaan bisnis berada pada level tertinggi tujuh bulan.

"Pasar takut adanya 'kejutan negatif, "kata Michiro Naito, direktur eksekutif di divisi derivatif ekuitas dan strategi kuantitatif JPMorgan. Ia mencatat investor masih ragu-ragu untuk mengambil posisi besar dengan risiko seperti keputusan kenaikan Fed rate.

Masahiko Komura, wakil presiden Partai Demokrat Liberal yang berkuasa, mengutip ucapan Menteri Jepang Shinzo Abe yang mengatakan dia akan menunda kenaikan hingga dua tahun mendatang, (Irdy)


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search