Bursa Asia Dibuka Melemah Respons Kejatuhan Mata Uang Turki

Bursa Asia Dibuka Melemah Respons Kejatuhan Mata Uang Turki

Senin, 13 Agustus 2018 10:39:55 WIB

Bursa Saham Asia menurun pada Senin menyusul kekhawatiran investor dipicu penurunan nilai mata uang lira Turki. Lira telah melemah 40% sejak awal tahun hingga Agutus ini.

Indeks Nikkei 225 turun 1,6 % karena yen menguat di tengah ketidakpastian di Turki menyebabkan investor memburu yen sebagai mata uang safe-haven.

Akibatnya, saham eksportir diperdagangkan lebih rendah pada pagi hari, dengan saham produsen mobil dan peralatan listrik terpukul. Saham Toyota Motor turun 1,67 % dan Canon kehilangan 2,17%.

Demikian pula Bursa Saham China juga terkoreksi, dengan Shanghai Composite kehilangan 1,15% dan indeks CSI 300 Shenzen turun 1,2 %. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,6 % karena semua sektor mencatat penurunan yang curam disusul Kospi yang terpangkas mereda 1,31 % karena saham teknologi memperpanjang penurunan baru-baru ini.

Top of mind bagi investor telah menjadi aksi jual lira Turki setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dia telah menyetujui penggandaan tarif logam terhadap Turki pada hari Jumat.

Turki memiliki beban utang luar negeri yang besar dengan di sisi lain inflasi sangat tinggi memukul daya beli konsumen. Ditambah tekanan dari AS karena pemerintahan Erdogan menahan pendeta asal AS dengan tuduhan membantu kubu oposisi di Turki.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search