Bursa Asia Kembali Tertekan Sentimen Perang Perdagangan

Bursa Asia Kembali Tertekan Sentimen Perang Perdagangan

Jum'at, 21 Desember 2018 11:38:32 WIB

Bursa saham Asia lanjutkan pelemahan pada perdagangan akhir pekan seiring kembalinya sentimen perang perdagangan. Indeks S&P/ASX 200 Australia melemah 0,79 persen, Hang Seng bursa Hong Kong terkoreksi 0,21 persen, indeks komposit Shanghai menurun 1,01 persen, dan Nikkei terpangkas 1,31 persen.

Perkembangan terbaru perang perdagangan adalah Kementerian Kehakiman AS (DOJ) mengumumkan tuntutan kepada dua warga negara China, Zhu Hua dan Zhang Shilong. Keduanya dituduh telah berusaha meretas untuk mencuri rahasia dan hak kekayaan intelektual milik perusahaan-perusahaan teknologi di berbagai belahan dunia, serta data pribadi dari 100.000 anggota angkatan laut AS.

Tuntutan dari DOJ menyatakan bahwa kedua orang tersebut melakukan peretasan di setidaknya 12 negara. Lebih parahnya lagi, AS juga mendakwa bahwa dua orang tersangka tersebut memiliki keterkaitan dengan pemerintah China. Pencurian hak kekayaan intelektual ini merupakan alasan Presiden Trump melancarkan perang perdagangan dengan China.

Tekanan pada aset berisiko lainnya adalah keputusan Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada hari Rabu dan proyeksi Fed yang menakuti investor dengan memberi sinyal bahwa suku bunga dapat naik dua kali di 2019. Sementara sebelumnya pasar yakin bahwa Fed akan menghentikan sementara kenaikan suku bunga tahun depan.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search