Bursa Asia Melemah di Tengah Perlambatan Pendapatan Perusahaan

Bursa Asia Melemah di Tengah Perlambatan Pendapatan Perusahaan

Selasa, 20 November 2018 12:07:38 WIB

Saham di Asia menurun pada Selasa setelah penurunan beberapa saham perusahaan teknologi terbesar mengirim indeks saham di bursa AS jatuh, menambah pesimisme tentang akan adanya terobosan dalam ketegangan perdagangan AS-China.

Ekuitas turun dari mulai bursa Tokyo hingga Sydney. Nikkei diperdagangkan melemah 1,12 persen, disusul Topix yang tergelincir 0,77 persen. Hang Seng tergerus 1,83 persen, Shanghai berkurang bobotnya sebesar 1,63 persen indeks ASX Bursa Australia berada di zona merah terpangkas 0,55 persen.

Sebelumnya, pengembang perangkat lunak AS dan produsen semikonduktor memimpin indeks AS lebih rendah pada Senin di tengah segudang kekhawatiran yang berputar di sekitar sektor teknologi.

Saham produsen mobil Jepang berada di bawah tekanan dengan Nissan Motor Co. jatuh setelah penangkapan atas CEO produsen mobil ini, Carlos Ghosn. Carlos dituduh telah menggelapkan uang perusahaan. Saham Nissan menurun 5,35%, posisi terendah hampir 2 tahun saat penulisan dan mitra usahanya Mitsubishi ikut terimbas. Namun saham Toyota mendapat keuntungan dengan naik 2 persen.

Di sesi AS semalam, Indeks Nasdaq 100 jatuh lebih dari 3 persen ke level terendah sejak April. Apple Inc. terpuruk pada tanda-tanda melambatnya permintaan untuk iPhone, sementara citra publik Facebook Inc. terus membebani harga sahamnya. Pembuat chip Nvidia Corp jatuh hampir 28 persen dalam dua hari setelah pendapatan mengecewakan.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search