Bursa Asia Melemah Respons Krisis Turki dan Perlambatan China

Bursa Asia Melemah Respons Krisis Turki dan Perlambatan China

Kamis, 16 Agustus 2018 10:39:15 WIB

Bursa Saham Asia mencapai posisi terendah baru dalam satu tahun pada perdagangan awal Kamis (16/8/2018). Di luar saham, pasar minyak dan logam mulia juga terguncang karena krisis mata uang Turki dan kekhawatiran perlambatan ekonomi di China menambah kekhawatiran tentang prospek pertumbuhan global.

Indeks MSCI terluas dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 1,0 persen, sementara Nikkei Jepang .N225 dan patokan Australia turun 1,2 persen dan 0,4 persen.

Bursa Saham China terus melorot, dengan Indeks Komposit Shanghai .SSEC dan indeks Hang Seng Hong Kong .HSI melemah 1,1 persen dan 0,9 persen.

Saham-saham teknologi berada di bawah tekanan setelah Tencent Holdings Ltd dari Chinamelaporkan penurunan laba kuartalan pertamanya dalam hampir 13 tahun diakibatkan pendapatan dari sektor game yang lemah. Demikian pula saham Samsung Electronics Korea Selatan menurun ke level terendah satu tahun.

Indeks utama Wall Street ditutup lebih rendah pada hari Rabu, dengan S & P 500 .SPX turun 0,8 persen, persentase penurunan terbesar sejak akhir Juni, di tengah laba yang mengecewakan dan meningkatnya kekhawatiran perdagangan global.

Berita negatif yang datang dari Turki dan China setiap hari mengecewakan pasar global dan investor meghindari aset berisiko.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search