Bursa Berjangka AS Melemah Respons Gejolak Politik AS

Bursa Berjangka AS Melemah Respons Gejolak Politik AS

Jum'at, 15 Februari 2019 17:14:09 WIB

Saham berjangka AS tergelincir pada Jumat, menunjuk ke pembukaan yang lemah untuk bursa reguler nanti malam seiring investor bersiap untuk data ekonomi dan ketegangan politik baru di tengah laporan Presiden Donald Trump dapat menyatakan keadaan darurat nasional untuk mendapatkan pendanaan untuk dinding perbatasan.

Juga, pembicaraan perdagangan AS-China menghasilkan perkembangan yang tidak jelas tentang berapa banyak kemajuan yang telah dibuat.

Indeks Dow Jones Industrial Average berjangka turun 40 poin, atau 0,18%, sementara S&P 500 berjangka turun 0,15% menjadi 2.740 dan Nasdaq-100 berjangka turun 13 poin.

Pada hari Kamis, indeks bursa reguler AS kompak melemah merespons penurunan penjualan retail di AS selama Desember lalu.

Untuk perdagangan hari ini ketegangan politik A.S. kembali menjadi fokus bagi investor. Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell mengatakan Kamis malam bahwa Trump akan menandatangani RUU pembelanjaan untuk menjaga pemerintah tetap berjalan, tetapi juga menyatakan darurat nasional untuk mendapatkan pendanaan pembangunan tembok perbatasn, yang dapat mengaturnya untuk konfrontasi dengan Kongres.

Tanpa berlalunya perjanjian oleh Kongres dan tanda tangan oleh Trump, beberapa bagian dari pemerintah akan tutup Sabtu pagi. Ketua DPR Nancy Pelosi mengatakan dia dapat mengajukan gugatan jika Trump menyatakan keadaan darurat


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search