Bursa China Awali Pekan dengan Catatan Negatif

Bursa China Awali Pekan dengan Catatan Negatif

Senin, 06 Januari 2014 09:02:43 WIB

Monexnews - Bursa saham China membuka pekan dengan kinerja negatif. Harga ekuitas di negeri tirai bambu hari ini (06/01) terpantau melemah karena investor khawatir dengan stabilitas sistem keuangan. Kabar penerbitan saham-saham dan instrumen investasi baru membuat pelaku pasar finansial cemas dengan kemungkinan banjir uang. Terbukanya peluang investasi via penanaman modal pada saham baru rawan menyebabkan likuiditas berlebih dan menurunkan harga saham yang kini dipegang investor. Shanghai Composite Index tercatat minus 1% di posisi 2061.25, dan analis mematok support terdekat di 2050. Seperti diketahui, setelah satu tahun memberlakukan moratorium (pembekuan) initial public offering atau IPO di pasar saham, pemerintah China akhirnya kembali memberi izin bagi perusahaan-perusahaan untuk go public. China Securities Regulatory Commission (CSRC) bulan lalu menyatakan sebanyak 50 calon emiten bursa sedang antri untuk IPO sehabis bulan Januari. Jumlah itu hanya sebagian kecil dari total sekitar 800 perusahaan yang masuk dalam daftar tunggu pasca dicabutnya moratorium. Kedatangan emiten-emiten baru di bursa Shanghai diprediksi mampu memperbaiki kinerja indeks utama, yang sudah melemah lebih dari 22% dari nilai riilnya dalam tiga tahun terakhir. Meskipun untuk jangka pendek rentan mengguncang harga-harga saham yang sudah ada apabila frekuensi go public-nya terlalu rapat. (dim)


(dim)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search