Bursa China Ditutup Melemah Respons Melemahnya Penjualan Ritel

Bursa China Ditutup Melemah Respons Melemahnya Penjualan Ritel

Jum'at, 14 Desember 2018 17:09:25 WIB
Bursa Saham China ditutup turun pada hari Jumat karena data menunjukkan melemahnya sentimen konsumen dan perlambatan pertumbuhan industri, menggarisbawahi meningkatnya risiko ke ekonomi terbesar kedua di dunia di tengah ketegangan perang perdagangan dengan Amerika Serikat.

Indeks Shanghai Composite turun turun 1,53 persen atau 40 poin ke 2593. Sementara indeks komposit bursa Shenzhen melemah 2,46 persen atau 33 poin ke 1327, dengan sub-indeks sektor keuangan jatuh 1,18 persen, sektor bahan pokok konsumen tergelincir 0,64 persen.

Penjualan ritel November Cina tumbuh pada laju terlemah mereka sejak 2003 dan output industri naik setidaknya dalam hampir tiga tahun karena permintaan domestik melunak berlanjut. Kenaikan penjualan hanya 8.1 persen, lebih rendah dari estimasi 8,8 pesen dan bulan Oktober yang naik 8.6 persen.

China masih berada di jalur untuk mencapai target pertumbuhan PDB 2018 sekitar 6,5 persen, tetapi ekonomi menghadapi ketidakpastian eksternal tahun depan, seorang juru bicara biro statistik China mengatakan pada hari Jumat.

(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search