Bursa China Ditutup Menguat Didukung Langkah Stimulus Pemerintah China

Bursa China Ditutup Menguat Didukung Langkah Stimulus Pemerintah China

Jum'at, 28 September 2018 17:07:28 WIB

Indeks Saham China berakhir lebih tinggi pada hari Jumat (28/9/2018), menandai kenaikan mingguan kedua berturut-turut, dibantu oleh langkah-langkah stimulus Beijing untuk mengimbangi dampak perang perdagangan dan harapan bahwa lebih banyak saham China akan dimasukkan dalam indeks acuan global utama, indeks MSCI dan FTSE Russel.

Indeks saham-saham blue chip bursa Shenzen berakhir 1 persen lebih tinggi pada 3.438,86, sedangkan Shanghai Composite Index ditutup naik 1,1 persen pada 2,821.35 poin.

Untuk minggu ini, CSI300 naik 0,8 persen, dan SSEC naik 0,9 persen. Pasar keuangan China akan ditutup pekan depan untuk libur Hari Nasional selama lima hari.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump mulai mengenakan tarif tambahan pada $ 200 miliar barang China pada hari Senin. Beijing membalas AS dengan tarif baru pada produk AS senilai $ 60 miliar, dan telah meluncurkan langkah-langkah stimulus untuk menjaga tingkat konsumsi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.

Saham-saham China daratan akan masuk ke indeks saham global FTSE Russel mulai Juni tahun depan, sementara saingannya MSCI mengatakan akan mempertimbangkan untuk meningkatkan pembobotan saham-saham Cina dalam indeksnya tahun depan.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search