Bursa China Pimpin Pelemahan di Asia Setelah PBOC Turunkan Syarat Cadangan Bank

Bursa China Pimpin Pelemahan di Asia Setelah PBOC Turunkan Syarat Cadangan Bank

Senin, 08 Oktober 2018 17:22:48 WIB

Indeks Saham Bursa China memimpin pelemahan bursa saham Asia pada hari Senin, setelah dibuka kembali usai libur panjang sepekan lalu. Pelaku pasar merespons pemotongan syarat cadangan bank oleh People's Bank of China (PBOC) Minggu lalu.

Saham China dibuka kembali setelah sepekan libur Minggu Emas dengan penurunan 2% di awal perdagangan sebelum ditutup melemah 3,72% untuk indeks utama di Bursa Shanghai dan penurunan 3,83% di bursa Shenzen.

PBOC pada Minggu (8/10/2018) mengumumkan pemotongan tajam dalam tingkat kas yang bank harus pegang sebagai cadangan, dengan meningkatkan langkah untuk menurunkan biaya pembiayaan dan memacu pertumbuhan di tengah kekhawatiran atas hambatan ekonomi akibat perselisihan perdagangan yang kian meningkat dengan Amerika Serikat.

Pemotongan cadangan bank ini yang keempat kalinya oleh Bank sentral China tahun ini. Pemerintah Beijing telah berjanji untuk mempercepat rencana untuk berinvestasi miliaran dolar dalam proyek-proyek infrastruktur untuk mendorong ekonomi yang sedang menunjukkan tanda-tanda perlambatan lebih lanjut. Investasi tumbuh melambat ke rekor rendah.

Rasio kebutuhan cadangan atau Reserve requirement ratios (RRR) yang saat ini 15,5 persen untuk pemberi pinjaman komersial besar dan 13,5 persen untuk bank yang lebih kecil, akan dipotong sebesar 100 basis poin pada 15 Oktober, lapor PBOC.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search