Bursa Eropa Terbenam Perkembangan Yunani

Bursa Eropa Terbenam Perkembangan Yunani

Jum'at, 05 Juni 2015 14:47:48 WIB

Monexnews - Bursa saham Eropa berjatuhan di awal perdagangan hari Jumat, terpukul keputusan berani Yunani menolak permintaan penghematan para kreditur dan menangguhkan pembayaran kepada International Monetary Fund (IMF). Bursa Eropa melanjutkan pelemahannya setelah kemarin perdagangan saham di Eropa terpukul kenaikan yield obligasi Jerman atau Bund. Kenaikan yield akan menghapus minat investor pada pasar saham yang lebih berisiko.

Athena untuk pertama kalinya sejak krisis lima tahun yang memutuskan untuk menunda pembayaran 300 juta Euro pada hari ini, dan membayarkannya sekaligus bersama tiga pembayaran lain di bulan ini menjadi satu kali pembayaran 1,5 miliar Euro pada tanggal 30 Juni. Penggabungan pembayaran ini tidak melanggar aturan IMF namun mensinyalkan peningkatan konfrontasi antara Yunani dengan para krediturnya. Hal tersebut sekaligus turut memupuk risiko kebangkrutan dan keluarnya Yunani dari zona euro atau Grexit.

Investor saham Eropa juga gugup menantikan rilis data penting dari AS, Non Farm Payrolls (

NFP). Pelaku pasar menunggu data aktual dari sektor tenaga kerja untuk mencari petunjuk waktu Federal Reserve mulai menaikkan suku bunga dari rekor terendah. Analis dari Deutsche Bank, yang dikutip Financial Times, mengatakan hanya angka di bawah 150.000 atau di atas 250.000 yang dapat merubah outlook waktu kenaikan suku bunga.

Pukul 14:45 WIB, indeks FTSE Futures turun 0,65% di level 6813.5 menyusul penurunan 0,99% indeks DAX Futures di level 11250. (YS)


(YS)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search