Bursa Eropa Tertekan Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi Global

Bursa Eropa Tertekan Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi Global

Senin, 10 Desember 2018 18:31:36 WIB

Bursa saham Eropa diperdagangkan melemah di awal pekan, Senin (10/12/2018). Indeks pan-Eropa Stoxx 600 turun sekitar 0,6 persen selama transaksi pagi, dengan semua sektor dan bursa utama di wilayah negatif.

Saham-saham perusahaan kimia Eropa memimpin kerugian tak lama setelah bel pembukaan, turun lebih dari 2 persen. BASF SE Jerman adalah pemain terburuk, tergelincir lebih dari 4 persen setelah perusahaan memangkas perkiraan untuk keuntungan pada 2018 akhir pekan lalu.

Saham otomotif - dilihat sebagai proxy perang perdagangan karena konstituennya yang memiliki banyak ekspor - juga diperdagangkan hampir 2 persen lebih rendah di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan. Fiat Chrysler tergelincir di atas 3 persen pada Senin pagi.

Melihat saham individu, Air France KLM naik menuju puncak patokan Eropa selama transaksi pagi. Itu terjadi setelah maskapai melaporkan angka lalu lintas yang lebih baik dari perkiraan untuk November, mendorong saham naik lebih dari 1,5 persen. Namun, saham perusahaan yang terdaftar di Paris ini masih turun sekitar 30 persen sejak awal tahun.

Pemungutan suara Brexit

Investor semakin khawatir tentang kemungkinan perlambatan ekonomi, tak lama setelah AS, China dan Jepang semua melaporkan data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan.

Data final GDP Jepang kuartal ketiga mengalami kontraksi 0,6 persen dibandingkan kuartal kedua, sementara estimasi menyatakan kontraksi hanya 0,5 persen dan kuartal sebelumnya yang terkontraksi 0,3 persen.

Trader saat ini memonitor perkembangan negosiasi perdagangan antara Washington dan Beijing. Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer mengatakan Minggu bahwa pembicaraan antara kedua belah pihak harus mencapai akhir yang sukses pada 1 Maret, menyusul komentar yang saling bertentangan tentang apakah tenggat waktu yang keras telah disetujui.

Anggota parlemen di Inggris dijadwalkan akan memberikan suara pada kesepakatan Brexit Perdana Menteri Theresa May pada hari Selasa besok. Penolakan kesepakatan perceraian Mei dari Uni Eropa akan menimbulkan kekacauan di pasar karena keluarnya negara itu dari blok pada Maret tahun depan akan berakhir tanpa kesepakatan.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search