Bursa Saham Asia Variatif Usai IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi

Bursa Saham Asia Variatif Usai IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 09 Oktober 2018 14:13:43 WIB

Aksi jual saham China mereda setelah penurunan terbesar dalam lebih dari tiga bulan pada perdagangan kemarin, sementara saham Jepang merosot karena yen yang menguat. Imbal hasil US Treasury tenor 10-tahun mencapai level tertinggi tujuh tahun saat kembali diperdagangkan setelah liburan.

Saat penulisan, indeks Shanghai Compsoite index bertambah sedikit 0,02%, Hang Seng Index menguat tipis 0.09% dan Nikkei melemah 1.32% diikuti Kospi Korea yang terpangkas 0.6%.

Saham sedikit berubah di Shanghai dan membukukan kenaikan moderat di Bursa Hong Kong, karena investor mempertimbangkan valuasi saham yang terdiskon di bursa-bursa China dan Hong Kong akibat ketegangan hubungan perdagangan AS-Cina yang makin panas.

Yen naik pada Senin, seiring sentimen safe haven yang menguat, menekan saham Jepang. Pemangkasan proyeksi pertumbuhan global oleh IMF, pertama kalinya sejak tahun 2016, ikut menekan ekuitas - terutama di luar AS, yang terus mendapatkan manfaat dari pemotongan pajak.

Saham China telah mengalami aksi jual karena kuatnya dollar tetapi juga karena data dalam negeri China yang lemah yang menunjukkan ekonomi negara itu dalam perlambatan.

Ekuitas China dalam fokus setelah investor asing melakukan aksi jual saham di bursa China hingga $ 1,4 miliar melalui pertukaran dengan bursa Hong Kong Senin. Pedagang menanti efek dari kebijakan pemerintah China menurunkan rasio dana cadangan perbankan apakah berhasil menopang saham China.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search