Bursa Saham Berjangka AS Menguat Sebelum Data Perumahan

Bursa Saham Berjangka AS Menguat Sebelum Data Perumahan

Senin, 25 Agustus 2014 17:28:40 WIB

Monexnews -

Bursa saham berjangka AS menguat, sinyalkan bahwa indeks Standard & Poor 500 akan naik, sebelum di rilisnya sebuah laporan yang mungkin akan menunjukkan kenaikan dalam penjualan rumah, dalam tanda-tanda lebih lanjut bahwa negara dengan tingkat ekonomi terbesar di dunia tersebut mulai pulih.

Saham Burger King Worldwide Inc. menguat sebesar 5.2% dalam perdagangan Jerman setelah mereka mengatakan bahwa mereka dalam pembicaraan untuk membeli Tim Hortons Inc. dan memindahkan kantor pusat mereka ke Kanada. Saham Tim Hortons melonjak sebesar 13%. Saham InterMune Inc., melonjak sebesar 35% setelah Roche Holding AG membeli perusahaan bioteknologi untuk senilai $8.3 milyar.

Bursa berjangka di S&P 500 yang berakhir di bulan September naik 0.3% menjadi 1,993 pada pukul 17.20 wib. Indeks S&P 500 menguat sebesar 1.7% pada pekan lalu, itu adalah kenaikan terbesar sejak bulan April dan penguatan mingguan ketiga di tenga laporan perumahan dan manufaktur yang hasilnya lebih baik dari perkiraan. Dow Jones Industrial Average menguat sebesar 47 poin, atau 0.3%, menjadi 17,040.

"Ada sedikit fundamental positif yang mendukung momentum lebih lebih lanjut di pasar perumahan," kata Peter Garnry, kepala analis ekuitas di Saxo Bank A/S di Hellerup, Denmark. "Data perumahan yang bagus akan mendukung pandangan bahwa ekonomi AS tumbuh cukup baik."

Perdagangan berjangka di Chicaho Mercantile Exchange di hentikan untuk sekitar empat jam pada hari ini karena masalah teknis. Penghentian tersebut berdampak pada kontrak-kontrak dari bursa saham AS hingga Treasuries, minyak dan emas. CEM Group Inc, telah menangguhkan semua perdagangan elektronik Globex mereka kecuali untuk indeks ekuitas berjangka Malaysia, menurut situs mereka. Perdagangan, yang di jadwalkan akan di mulai pada pukul 17.00 waktu Chicago untuk beberapa produk, akan di mulai pukul 21.00. Pemesanan sepanjang hari atau sesi, yang termasuk pemesanan so-called good-til-date dengan tanggal perdagangan hari ini, akan di batalkan, kata bursa. (fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search