Bursa Saham Eropa Rontok di Tengah Gejolak di China, Ketakutan Yunani

Bursa Saham Eropa Rontok di Tengah Gejolak di China, Ketakutan Yunani

Sabtu, 18 April 2015 00:04:46 WIB

Monexnews - Bursa saham Eropa anjlok untuk ditutup turun tajam pada hari Jumat, setelah para trader melihat bursa saham berjangka China yang turun tajam, di tengah memuncaknya ketegangan atas negosiasi hutang Yunani.

Para trader mengisyaratkan bahwa pasar telah merosot tajam karena ada spekulasi bahwa pemerintah China telah meminta investor untuk mengambil buih yang keluar dari pasar.

Berdasarkan laporan dari Reuters, China juga mengizinkan manajer keuangan untuk saham-saham lembaga pemberi pinjaman untuk melakukan short-selling pada hari Jumat dan akan memperluas jumlah saham saham investor yang dapat di short sell, dalam upaya untuk meningkatkan suplai sekuritas di pasar. Perusahaan pertambangan sensitif terhadap pergerakan yang dibuat di China, yang merupakan pembeli utama logam dan komoditas lainnya. Indeks FTSE100 terdorong 1% lebih rendah menjadi 6,990.26, dengan saham penambang raksasa Rio Tinto PLC dan BHP Billiton PLC turun 1.4% dan turun 1.6% untuk masing-masing. Indeks CAC 40 Perancis turun 1.6% menjadi 5,143.26 pada hari Jumat, ditutup untuk turun 1.9% pada tingkat mingguan. Sementara itu indeks DAX Jerman pada hari Jumat juga terdorong turun 2.6% menjadi 11,688.70. Sebelum ada berita tentang bursa saham China, DAX sudah bergerak turun untuk mengalami penurunan minggua pertama dalam empat pekan. Di saat bursa saham Jerman masih berada di bawah tekanan, yield Bund meningkatkan penurunannya pada hari Jumat untuk diperdagangkan hanya di atas nol persen. Kecemasan tentang masalah hutang Yunani telah merusak sentimen resiko, dan berbalik menekan DAX, ucap Fawad Razaqzada, analis teknikal di Forex.com. Selain itu, penguatan pada euro pada pekan ini telah membebani para eksportir Jerman dan telah mengikis daya tarik mereka. Itu telah berikan investor alasan untuk mengambil untung dan mengulangikembali level rekor yang kita lihat dalam beberapa bulan yang lalu. (fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search