Bursa Saham Global Terkoreksi Terkait Pembatasan Investasi di AS

Bursa Saham Global Terkoreksi Terkait Pembatasan Investasi di AS

Senin, 25 Juni 2018 16:49:43 WIB

Bursa saham global bereaksi negatif terhadap rencana Presiden AS Donald Trump untuk melarang banyak perusahaan China berinvestasi di perusahaan teknologi AS dan memblokir ekspor teknologi tambahan ke China.

Indeks S & P500 futures mini turun sebanyak 0,6 persen sementara indeks MSCI terluas dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,95 persen ke posisi terendah 6-1 / 2-bulan. Nikkei Jepang kehilangan 0,8 persen sedangkan Shanghai composite index melorot 1,05 persen Shenzen terpangkas 0,63 persen dan indeks Hang Seng terkoreksi dalam 1,29 persen.

Indeks Saham Bursa China termasuk yang paling dalam penurunannya jatuh 3,7 persen pekan lalu, usai Trump mengancam akan mengenakan tarif impor sebesar 10 persen pada produk Chin senilai $ 200 miliar.

Saham sektor otomotif Eropa merupakan yang paling parah, jatuh 1,4 persen dan merupakan koreksi untuk hari ketujuh berturut-turut setelah Trump mengatakan pada hari Jumat ia bertujuan untuk menaikkan tarif pada impor mobil Uni Eropa sebesar 20 persen.

Indeks MSCI's All-Country World, yang melacak saham di 47 negara, turun 0,3 pada perdagangan pagi di Eropa.

Ketika ancaman perang dagang besar-besaran berhembus, indeks acuan saham global itu telah jatuh dalam lima dari enam minggu terakhir dimana minggu lalu turun satu persen - penurunan mingguan terbesar dalam tiga bulan.

Tim riset ING menyatakan pihaknya menduga tim Trump akan mendorong maju kebijakan-kebijakan ini (yang akan menimbulkan tarif timbal balik dari Cina dan Uni Eropa) sampai ekuitas AS mulai runtuh dan jajak pendapat bergerak melawan Trump.

ING mencatat, jarak persentase kelompok yang Setuju dan Tidak Setuju atas kebijakan Presiden AS telah mencapai yang paling sempit sejak Maret 2017.


(Irdy)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search