Bursa Saham Hong Kong Terkoreksi Setelah Gain Lima Sesi

Bursa Saham Hong Kong Terkoreksi Setelah Gain Lima Sesi

Selasa, 27 Januari 2015 09:41:40 WIB

Monexnews - Bursa saham China berbalik melemah tipis setelah pembukaan perdagangan yang choppy pada hari Selasa, di tengah indeks patokan Hong Kong dan Shanghai berjuang untuk mempertahankan momentum setelah reli selama lima hari.

Indeks Hang Seng turun sebesar 0.5% setelah menyentuh level tertinggi empat bulan pada penutupan sesi sebelumnya. Indeks Shanghai komposit juga di seret turun 0.4% dari level penutupan terbaik mereka dalam lebih dari lima tahun. Penurunan datang di tengah kecemasan yang dipicu oleh ketidakpastian tentang masa depan Yunani di zona Euro dan penurunan tajam di dalam nilai tukar yuan China pada hari kemarin meskipun laporan menunjukkan bahwa People Bank of China telah menyuntikan lebih banyak likuiditas ke pasar.

Saham-saham kelas berat yang membebani indeks Hang Seng pada pagi ini diantaranya adanya China Mobile Ltd., yang turun sebesar 1.8%, dan saham Tencent Holdings Ltd yang terpuruk 0.5%, meskipun saham Sino-British bank HSBC Holdings Plc menguat 0.7%.

Saham-saham bank China daratan mencatatkan kerugian secara luas, seiring saham China Merchants Bank Co turun 1.5%, saham China Citic Bank Corp melemah 0.8% dan saham Bank of China Ltd. turun 0.7% dan saham Bank of Communication Co., turun 0.6%.

Saham-saham perusahaan raksasa minyak China menuju level rendahnya di balik penurunan harga minyak, dengan saham Cnooc Ltd yang turun 0.8%, saham PetroChina Co. turun 0.7% dan saham China Petroleeum & Chemical Corp. (Sinopec) yang lebih rendah 0.5%.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search