Bursa Saham Indonesia Ditutup di Level Tinggi

Bursa Saham Indonesia Ditutup di Level Tinggi

Senin, 21 Juli 2014 17:58:13 WIB

Monexnews - Bursa saham Indonesia ditutup pada level tertinggi dalam lebih dari setahun seiring penguatan pada rupiah dan harga obligasi dalam spekulasi hasil akhir pemilu pekan ini akan mengkonfirmasi Joko Widodo sebagai presiden Indonesia selanjutnya. Widodo, yang dikenal dengan sebutan Jokowi, berhasil mengamankan 52.9% dari 129 juta suara yang dikumpulkan oleh KawalPemilu.org kemarin, situs relawan yang mengikuti hasil actual yang diumumkan pada situs KPU. Prabowo Subianto, yang memenangkan 47.1% dukungan, menginginkan penghitungan resmi dihentikan seiring ditemukannya bukti indikasi kecurangan, menurut juru bicara tim suksesnya Idrus Marham kemarin. Hasil akhir akan diumumkan paling lambat besok.

Konsensus untuk hasil pemilu menunjukkan Jokowi akan menang dan skenario awalnya adalah transisi pemerintahan akan berjalan mulus, ucap Saktiandi Supaat, kepala riset mata uang asing apda Malayan Banking Bhd. di Singapura Singapore. Jika hal tersebut tidak terbukti, penguatan

bursa saham mungkin akan sedikit tersendat.

Indeks Jakarta Composite (JCI) menguat sebanyak 0.8% menuju level 5,127.12, level penutupan tertinggi sejak Mei 2013, dengan saham sektor konstruksi, properti, dan real-estat memimpin kenaikan menyusul kebijakan diikuti oleh sektor industri kecil dan kimia. Jokowi telah berjanji akan memperbolehkan pihak asing untuk memiliki apartemen mewah untuk pertama kalinya di wilayah termasuk Jakarta dan Bali. Saham developer properti PT Summarecon Agung melonjak 3% dan saham perusahaan konstruksi PT Wijaya Karya naik sebanyak 5.7%. Saham PT Astra International cetak kenaikan sebesar 1%.

(xiang)


(xiang)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search