Bursa Saham Jepang Awali Pekan Dengan Melemah

Bursa Saham Jepang Awali Pekan Dengan Melemah

Senin, 15 Juni 2015 07:55:07 WIB

Monexnews -Bursa saham Jepang memulai pekan ini dengan merosot cukup tajam, dipengaruhi oleh tidak adanya kemajuan dalam kesepakatan hutang Yunani, Wall Street yang berakhir lemah pada akhir pekan lalu dan pergerakan mata uang yen.

Indeks

Nikkei Stock Average bergerak 0.8% lebih rendah dalam 10 menit perdagangan, menghapus penguatan tipis 0.1% yang dicapai pada hari Jumat, karena dollar membeli di 123.41 yen, sedikit di bawah level yang terlihat pada akhir pekan lalu di kisaran 123.55.

Dengan tidak ada dukungan dari yen yang lebih rendah, nama-nama perusahan global tampak terlihat melemah sahamnya, dengan Sony Corp yang sahamnya anjlok 1.6%, saham Panasonic Corp yang turun 1.2%, saham Seiko Epson Corp yang turun 2.6% dan saham Nissan Motor Co yang turun 1.3%. Saham Mitsubishi Heavy Industries Ltd melemah sebesar 1.4% karena surat kabar Nikkei melaporkan bahwa perusahaan akan meluncurkan potensi organisasi ulang yang dapat meningkatkan biaya hingga $1.2 miliar. Saham Honda Motor Co. melemah sebesar 1.8% setelah mereka mengkonfirmasikan kemarina dari pengendara honda di Louisana karena tidak aktifnya kantung udara yang dibuat oleh Takata Corp.

Saham Toshiba Corp berkinerja luar biasa di pasar secara luas dengan membatasi kerugian saham mereka menjadi 0.5% meskipun ada laporan yang mengatakan bahwa penyelidikan akunting perusahaan telah semakin meluas dari masalah sebelumnya yang diungkapkan oleh divisi infrastrukstur. Saham Toshiba akhiri perdagangan hari Jumat dengan turun 0.9%.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search