Bursa Saham Shanghai Terus Melorot Atas Kecemasan Ekonomi China

Bursa Saham Shanghai Terus Melorot Atas Kecemasan Ekonomi China

Kamis, 15 Mei 2014 15:58:05 WIB

Monexnews -

Bursa saham China melemah, mengirim indeks patokan menuju penurunan terbesar dalam dua pekan, atas kecemasan perlambatan di negara dengan ekonomi terbesar di Asia akan melukai earnings.

Saham Anhui USTC iFlytek Co. menyusut sebesar 5.1%, memimpin penurunan di saham teknologi. Saham Yanzhou Coal Mining Co., yang merupakan perusahaan pertambangan batu bara terbesar ke empat di China, mengurangi kerugian indeks di sektor komoditas. Dan saham Jilin Ji En Nickel Industry Co. turun sebesar 5.8%, seiring merosotnya harga nikel.

Indeks Shanghai Composite tergelincir sebesar 1.1% menjadi 2,024.97 pada penutupan perdagangan, ini merupakan penurunan terbesar sejak 28 April. Indeks ChiNext, yang di dominasi oleh perusahaan swasta di industri seperti teknologi, turun sebesar 1.9%, memperpanjang penurunan menjadi 19.6% sejak mencapai puncaknya di bulan Februari. Data produksi pabrik, penjualan retail dan investasi yang di rilis pada pekan ini semuanya berada di bawah estimasi analis. Presiden Xi Jinping pada pekan lalu mengatakan bahwa China perlu untuk beradaptasi pada laju pertumbuhan ekonomi normal dan baru.

Data akhir-akhir ini menegaskan fakta bahwa ekonomi tidak berada dalam laju yang baik, kata Dai Ming, seorang manajer keuangan di Hengsheng Hongding Asset Management Co., di Shanghai. Tidak ada alasan bagi investor untuk dapat temukan suatu pembenaran untuk membeli saham.

Indeks Shanghai telah melemah sebesar 4.3% pada tahun ini atas kecemasan bahwa pertumbuhan yang melambat akan membatasi dan potensi ada kembalinya penawaran umum saham perdana akan membagi jumlah dana. Regulator belum menyetujui setiap pendaftaran IPO baru sejak bulan Juni seiring mereka tengah menreformasi proses untuk membuat tawaran yang lebih berorientasi ke pasar.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search