Bursa Sydney Tertekan Jelang Data China

Bursa Sydney Tertekan Jelang Data China

Senin, 16 Desember 2013 08:27:47 WIB

Monexnews - Lantai bursa saham Australia bergerak pada zona negatif di awal perdagangan hari Senin (16/12) lantaran para investor nampak gelisah menjelang rilis data manufaktur China yang dapat menggerakkan pasar hari ini.

Indeks utama S&P/ASX 200 Sydney tercatat jatuh (-0.4%) atau tergerus lebih dari 40 poin pada area kisaran 5,077.10. Di lantai bursa nampak saham berbasis penambang besar hampir semuanya terkoreksi menjelang survei manufaktur China bulanan dari HSBC.

Data tersebut merupakan petunjuk pasar yang sangat penting khususnya bagi kalangan eksportir sumber daya alam Australia. Mengingat negara China merupakan mitra dagang utama dan menjadi tujuan ekspor utama bagi para eksportir Australia.

Tercatat saham BHP Billiton Ltd. melemah 1.2%, dan Rio Tinto Ltd. tergelincir 1.3%.Sedangkan saham Alumina Ltd. terkoreksi 1.8%. Namun saham-saham penambang emas masih nampak menguat kokoh karena terbantu oleh penguatan yang moderat pada harga emas berjangka (gold futures) serta pelemahan dollar Australia. Terlihat saham Newcrest Mining Ltd. rally hingga 2.2%, dan saham Kingsgate Consolidated Ltd. rebound 4%.(dar)


(dar)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search