Bursa Tokyo Pimpin Gain Pasar Asia

Bursa Tokyo Pimpin Gain Pasar Asia

Selasa, 15 Januari 2013 11:12:15 WIB

Monexnews -Di awal perdagangan pasar Asia, saham Jepang bertengger di level tinggi 32 bulan seiring dengan nilai tukar valuta yang terus melemah menjelang pertemuan kebijakan Bank of Japan pekan depan. Sementara pasar lain masih menunggu katalis baru diantaranya data pertumbuhan China yang dirilis pekan ini.

Pasar Jepang kembali dibuka setelah kemarin tutup untuk hari libur. Dolar AS terus terapresiasi terhadap yen dan berada di level Y89.50, dan mengukuhkan jalan bagi penguatan saham Jepang. Nikkei naik 1.2% di 10.905 setelah sempat bertengger di level 10.960 yang merupakan level tertinggi sejak 30 April 2010. Saham eskportir diuntungkan oleh pelemahan nilai tukar mata uang. Honda Motor naik 1.2% dan Canon naik 0.9%. Saham keuangan mendapat keuntungan dari pelemahan yen. Nomura Holdings naik 2.4% dan Dai-Ichi Life Insurance naik 3.2%. "Saham keuangan menjadi saham yang paling sensitif terhadap fluktuasi mata uang melebihi saham eksportir," jelas Hideyuki Ishiguro, analis Okasan Securities. Data perekonomian penting selanjutnya adalah pertemuan kebijakan Bank of Japan yang dijadwalkan akan digelar Senin dan Selasa pekan depan (21-22/01). Investor ingin melihat apakah bank sentral akan mengikuti keinginan pemerintah yang baru dan mengadopsi target inflasi sebesar 2.0%.

Di China, data utama yang ditunggu pekan ini adalah rilis angka pertumbuhan kuartal empat yang akan dimuat hari Jumat (18/01) pagi. Dalam beberapa bulan ini, saham China mencatat reli akibat harapan bahwa negara dengan perekonomian terbesar Asia mulai rebound. Data hari Jumat akan menjadi petunjuk apakah pertumbuhan ekonomi China benar-benar telah pulih.

Indeks Shanghai Composite naik 0.3%, sedikit menguat setelah kemarin sempat melesat hingga 3.1% yang dipicu oleh komentar pihak regulator sekuritas bahwa partisipan asing di pasar lokal China kemungkinan akan meningkat. Indeks Hong Kong Hang Seng naik 0.1%. Pernyataan pimpinan Fed AS, Ben Bernanke tadi pagi dinilai cukup menghibur pasar. Mr. Bernanke mengatakan bahwa ia belum nyaman dengan kondisi ekonomi AS saat ini, ini mengindikasikan bahwa Fed masih berkomitmen untuk melanjutkan langkah pelonggaran guna menstimulasi ekonomi. Pernyataan Bernanke berhasil melenyapkan kebingungan yang disebabkan oleh notulen rapat Fed yang menyatakan bahwa bank sentral akan mengakhiri program pembelian lebih cepat dari perkiraan.

Kospi Korea Selatan turun 0.5% dengan gain beberapa saham perusahaan yang auto yang gagal mengimbangi pelemahan saham teknologi. Hyundai Motor naik 1.2%, sementara Samsung Electronics turun 1.8%. S&P/ASX 200 Australia naik 0.1%.

(din)


(din)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search