Data China dan Black Friday Mengecewakan, Wall Street Melemah

Data China dan Black Friday Mengecewakan, Wall Street Melemah

Selasa, 02 Desember 2014 06:21:33 WIB

Monexnews - Bursa saham AS melemah setelah penjualan di hari Black Friday dan data manufaktur China yang mengecewakan. Data dari National Retail Federation menunjukkan belanja konsumen merosot 11% menjadi $50,9 miliar dalam empat hari terakhir, turun dari $57,4 miliar pada periode yang sama tahun 2013. Diskon besar-besaran di event Black Friday belum mampu mengangkat penjualan tahun ini, sehingga mencatat penurunan dalam dua tahun beruntun.

Data dari pemerintah China menunjukkan indeks aktivitas manufaktur turun menjadi 50,3 di bulan November, dibawah ekspektasi ekonom sebesar 50,5, sementara indeks aktivitas manufaktur AS dari ISM menunjukkan angka 58,7 di bulan November, turun dari level tertinggi sejak April 2011 yang dicapai pada bulan sebelumnya sebesar 59,0.

Indeks S&P 500 melemah 0,7% menjadi 2053,44. Indeks Dow Jones turun 0,3% menjadi 17776,80, dan Nasdaq anjlok 1,3% menjadi 4727,35. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search