Data Klaim Pengangguran Lemahkan Bursa Saham Berjangka AS

Data Klaim Pengangguran Lemahkan Bursa Saham Berjangka AS

Kamis, 19 Desember 2013 21:34:19 WIB

Monexnews -

Bursa saham berjangka AS melemah, setelah indeks Standrad & Poor 500 reli ke rekor tertinggi setelah Federal Reserve memutuskan untuk memangkas stimulus, dan saat ini pelemahan bursa juga dikarenakan data klaim pengangguran secara tak terudga meningkat pada pekan lalu.

Saham Facebook Inc. melemah sekitar 2.8% setelah mereka mengatakan bahwa perusahaan dan beberapa pemilik saham lainnya, termasuk CEO Mark Zuckerberg, akan menjual 70 juta saham. Sahma Oracle Corp, naik sebesar 2.2% setelah perkiraan penjualan di kuartal ketiga dan laba sejalan dengan estimasi analis.

Indeks berjangka S&P 500 yang akan berakhir bulan Maret turun sebesar 1.797 pada pukul 21.06 wib di New York. Indeks Dow Jones Industrial Average merosot sebesar 35 poin, atau 0.4%, menjadi 16.053.

Penurunan di bursa terjadi tak lama setelah di rilisnya jumlah klaim pengangguran mingguan, kata Timothy Ghriskey, seorang kepala analis di Solaris Group LLC di New York. Beberapa minggu yang lalu berita yang buruk menjadi berita yang baik untuk pasar karena itu berarti the Fed tidak akan bertindak. Saat ini berita buruk menjadi kabar buruk untuk pasar. Sebagian pelaku pasar , kemarin bereaksi dengan sangat positif dalam bursa karena fakta bahwa the Fed mengatakan bahwa mereka melihat adanya beberapa perbaikan dalam ekonomi saat ini.

Indeks S&P 500 naik menjadi 1.810 kemarin dan Dow mencapai rekor tertinggi di 16.167 setelah the Fed mengatakan bahwa mereka akan memangkas pembelian obligasi bulanan menjadi $75 milyar dari $85 milyar mulai bulan Januari. Bank sentral akan mengambil langkah pertama untuk mengurangi stimulus moneter yang mana telah di tempatkan oleh ketua Fed Ben S. Bernanke untuk membantu pemulihan ekonomi dari salah satu resesi terburuk di AS.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search