Data Perekonomian Dorong Penguatan Bursa Eropa

Data Perekonomian Dorong Penguatan Bursa Eropa

Jum'at, 27 Februari 2015 01:23:23 WIB

Monexnews - Bursa saham Eropa ditutup menguat dengan investor mencerna data perekonomian dan laporan keuangan negara-negara Eropa. Tingkat pengangguran Jerman turun pesat di bulan Februari sebesar 20.000, dua kali lebih rendah dari prediksi penurunan 10.000. Data terbaru ini menjadi faktor penggerak tambahan untuk perekonomian negara perekonomian terbesar Eropa ini, setelah bulan lalu Bundesbank melaporkan tingkat upah yang lebih tinggi turut mengangkat konsumsi. Sementara iklim investasi Inggris bertahan di area negatif dengan penurunan 1,4%, merupakan penurunan terbesar sejak pertengahan 2009. Sebelum data dirilis ekonom memprediksi terdapat kenaikan 2% untuk bisa mengangkat perekonomian Inggris secara berkelanjutan. Pertumbuhan perekonomian tahunan Inggris di kuartal IV berdasarkan data biro statistik berada di level 2,7%.

Saham perusahaan percetakan Reed Elsevier menjuarai top losers indeks FTSE, berakhir turun 4,80% walau performa keuangannya di tahun 2014 sesuai dengan ekspektasi analis. Rencana pembelian kemali sahamnya sebesar 500 juta Poundsterling, lebih rendah dari nilai tahun lalu sebesar 600 juta Poundsterling, juga terlihat direspon dingin oleh pasar. Sektor keuangan indeks Inggris juga terbebani penurunan saham perusahaan asuransi RSA dan Royak Bank of Scotland (RBS), masing-masing ditutup turun 4,71% dan 4,14%. RBS melaporkan kerugian 3,5 miliar Poundsterling di tahun 2014 dan laba RSA di tahun lalu gagal memenuhi ekspektasi.

Indeks Jerman memimpin penguatan berakhir naik 1,04% atau 116.92 poin menjadi 11327.19. Indeks Perancis CAC ditutup naik 0,58% atau 28.40 poin menjadi 4910.62. Penguatan indeks Inggris FTSE tertahan pelemahan sektor jasa dan keuangan ditutup naik 0,21% atau 14.35 poin menjadi 6949.73. (YS)


(YS)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search