Data Perumahan Dan Pernyataan Putin Kembali Terbangkan Wall St.

Data Perumahan Dan Pernyataan Putin Kembali Terbangkan Wall St.

Rabu, 19 Maret 2014 03:46:51 WIB

Monexnews -

Bursa saham AS menguat pada hari Selasa, memperpanjang reli pada hari sebelumnya, setelah data yang optimis dari ekonomi AS dan setelah Vladimir Putin mengatakan bahwa Rusia tidak ingin memecah Ukraina.

Data hari ini masih menunjukkan arah yang sama, seperti data perumahan yang memulai langkah bagus dari bulan Januari, kata Chip Cobb, seorang manajer portofolio di BMT Asset Managemen, Bryn Mawr Penn.

Departemen perdagangan pada hari Selasa melaporkan bahwa jumlah rumah baru di bulan Februari turun 0.2% dari bulan Januari dan di bawah 6.4% dari bulan yang sama pada tahun lalu, sedangkan kenaikan dalam ijin pembangunan menawarkan harapan untuk bangkitnya pasar perumahan dari jalur perlambatannya.

Putin mengatakan kepada parlemen, bahwa Rusia tidak berusaha mengontrol lebih banyak pada Ukraina setelah dia menyetujui rencana untuk membuat Crimea menjadi bagian dari Rusia setelah hasil referendum yang di pandang sebagai hasil yang ilegal oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa, yang memberlakukan sanksi terhadap sejumlah pejabat yang di tuduh mengambil bagian dalam upaya pergerakan militer Rusia untuk merebut semenanjung Crimea.

Setelah kemarin naik 122 poin, indeks Dow Jones Industrial Average menguat 88.97 poin, atau 0.6%, menjadi 16,336.19 pada penutupan hari Selasa, dengan saham Microsoft memimpin penguatan di saham blue chips setelah ada laporan bahwa CEO Microsoft akan segera luncurkan versi Office untuk iPad.

Laju penguatan di sektor kesehatan dan utilitas adalah yang terburuk diantara 10 sektor utama di indeks S&P 500, yang bergerak dibawah 6 poin dari rekor penutupan tertinggi pada tanggal 7 Maret, dan berakhir naik 13.41 poin, atau 0.7%, menjadi 1,872.24.

Saham GameStop turun setelah Wal-Mart Stores mengatakan bahwa mereka berencana untuk memperluas program tuker tambah video game ke semua toko-tokonya.

Indeks Nasdaq naik 53.36 poin, atau 1.3% menjadi 4,333.31

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search