Faktor Negatif Picu Pasar Asia Lesu di Awal Pekan

Faktor Negatif Picu Pasar Asia Lesu di Awal Pekan

Senin, 04 Agustus 2014 09:52:49 WIB

Monexnews -

Pasar Asia secara umum dilanda aksi jual pada perdagangan awal pekan (Senin, 4/8), sehingga nampak hanpir semua lantai bursa mengalami tekanan bahkan tidak sedikit yang bergerak di teritori negatif.

Pelaku pasar menilai, salah satu faktor yang menyebabkan bursa Asia tertekan adalah hasil laporan tenaga kerja AS yang mengecewakan di akhir pekan lalu. Laporan tersebut menunjukkan, penambahan tenaga kerja AS hanya sebesar 209.000 pada bulan Juli lalu dan tingkat upah stagnan.

Angka itu masih di bawah estimasi sebesar 230.000, dan jauh di bawah total di bulan sebelumnya sebesar 298.000. Sedangkan tingkat pengangguran naik menjadi 6,2% dari sebelumnya 6,1%, dan rata-rata tingkat gaji perjam tidak berubah dari bulan Juni.

Sentimen lainnya yang turut membebani psar Asia hari ini adalah kekhawatiran terhadap kredit macet perbankan di negara Portugal menyusul bailout yang diberikan oleh bank sentral Portugal kepada bank terbesar di negara itu, Banco Espirito Santo SA. Selain itu, masalah default Argentina dan terus menerusnya ketegangan di Timur Tengah termasuk Ukraina juga turut membayangi sentimen investor pekan ini. Dan bagi investor, sejumlah katalis negatif tersebut cukup sulit untuk diantisipasi, sehingga pergerakan bursa Asia cenderung menurun bersama dengan bursa AS. Di pasar Jepang, lantai bursa Tokyo - Nikkei tercatat (+0.03%), bursa Seoul - Kospi melemah (-0.17%) dan bursa Hang Seng Index (+0.25%), serta indeks Shanghai komposit terpantau rally (+0.83%).


(dar)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search