Hang Seng Berangsur Pulih Setelah Data China

Hang Seng Berangsur Pulih Setelah Data China

Kamis, 18 April 2013 12:05:14 WIB

Monexnews - Saat perdagangan sesi siang (Kamis, 18/4) indeks bursa Hang Seng tercatat masih bergerak di zona negatif lantaran investor masih melakukan aksi jual di sektor elektronik menyusul anjloknya saham Apple Inc. di bursa Wall Street.

Sejumlah saham perusahaan penyuplai piranti Apple Inc., mengalami koreksi setelah saham produsen iPhone tersebut merosot hingga di bawah $400 setelah muncul prospek pendapatan yang lesu dari perusahaan pemasok chip Cirrus Logic Inc. Namun belakangan indeks Hang Seng berangsur mulai membatasi kerugiannya akibat sentimen investor tertopang oleh data ekonomi foreign direct investment (FDI) dan harga rumah hunian di

China yang muncul mengalami peningkatan di bulan Maret lalu. Data FDI yang di rilis hari ini menunjukkan investasi asing yang mengalir ke negeri China melonjak $ 12,4 miliar pada bulan Maret, naik 5,7% dari periode tahun lalu.

Sedangkan sejumlah saham properti nampak rebound terkait angka yang menunjukkan harga rumah baru naik di 68 kota dari 70 kota di China berdasarkan survei bulan Maret dari level-level yang terlihat pada bulan Februari. Kenaikkan tersebut justru di tengah munculnya sejumlah langkah baru guna memperketat kebijakan di sektor properti.

Saham China Overseas Land & Investment Ltd. merangkak naik 2%, dan China Resources Land Ltd. meraih gain 2.5% di lantai bursa Hong Kong, sementara Gemdale Corp. menguat 0.1% di pasar Shanghai, dan China Vanke Co. naik 0.3% di bursa Shenzhen. Indeks Hang Seng terpantau melemah tipis -11.28 poin di area 21558.39, sedangkan indeks Hang Seng futures menguat hanya +18 poin pada kisaran 21528.(dar)


(dar)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search