Hang Seng Tetap Khawatir Dengan Perekonomian Cina

Hang Seng Tetap Khawatir Dengan Perekonomian Cina

Rabu, 10 Desember 2014 09:00:59 WIB

Monexnews - Hang Seng masih bertahan di teritori negatif setelah perlambatan inflasi Cina membuat investor tetap khawatir dengan kondisi perekonomian negeri tirai bambu tersebut. Inflasi (indeks harga konsumen) tahunan Cina mencatatkan kenaikan 1,4% untuk bulan November; lebih lambat dari prediksi kenaikan 1,6% dan publikasi sebelumnya yang meningkat 1,6%. Sementara itu, indeks harga produsen (PPI) tahunan Cina turun 2,7%; melanjutkan penurunan untuk 33 bulan berurutan. Perlambatan inflasi dapat sinyalkan tidak begitu besarnya permintaan konsumen untuk mendongkrak laju kenaikan harga. Hang Seng futures turun 0,25% dan kini diperdagangkan di level 23430. Meski demikian, melambatnya inflasi Cina juga dapat memberikan investor harapan bahwa Beijing akan memberikan tambahan stimulus untuk menopang perekonomian terbesar No.2 di dunia tersebut. Inflasi kini berada di level rendah 5 tahun dan semakin menjauhi target inflasi bank sentral Cina (PBOC) 3,5%. Rendahnya inflasi dapat menyediakan ruang bagi PBOC untuk kembali menurunkan suku bunga setelah bank sentral di akhir November memangkas suku bunganya untuk pertama kalinya dalam 2 tahun terakhir.

Di lain pihak, sentimen eksternal cukup negatif setelah percepatan pemilihan presiden Yunani membuat investor kembali cemas dengan anggota zona-euro bermasalah tersebut. Parlemen Yunani dijadwalkan akan melakukan voting pada 17 Desember mendatang. Namun, investor khawatir Perdana Menteri Antonis Samaras tidak akan sanggup meraih 75% suara parlemen untuk meloloskan kandidat presidennya. Jika pemilihan presiden tidak dapat terwujud maka Yunani akan melakukan pemilu dini pada Februari 2015 mendatang. (fr)


(fr)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search