Harapan Stimulus Cina Coba Topang Bursa Hang Seng

Harapan Stimulus Cina Coba Topang Bursa Hang Seng

Senin, 05 Januari 2015 11:06:41 WIB

Monexnews - Hang Seng rebound, ditopang oleh harapan bahwa Beijing akan memberikan stimulus demi mencegah berlanjutnya perlambatan ekonomi terbesar No.2 di dunia tersebut. Data pekan lalu menunjukan berkurangnya aktivitas manufaktur Cina dan ini merupakan bukti tambahan akan rapuhnya kondisi negeri tirai bambu tersebut. Dengan meningkatnya ancaman perlambatan ekonomi dan melambatnya inflasi maka dapat mendorong PBOC untuk kembali memangkas suku bunganya. Beijing juga mungkin akan memberikan stimulus fiskal demi memacu aktivitas perekonomian lebih lanjut.

Sementara itu, badan perancana nasional (NDRC) Cina utarakan bahwa Cina telah melepaskan kendali harga terhadap 24 produk komoditas dan jasa. Ini sepertinya merupakan upaya lebih lanjut dari Beijing untuk memberikan mekanisme pasar lebih banyak peran dalam penentuan harga. Dengan memberikan pasar lebih banyak peran dalam penentuan harga maka diharapkan dapat membuat alokasi sumber daya lebih efisien sehingga dapat turut menjaga laju pertumbuhan ekonomi Cina.

Hang Seng sempat terpuruk di awal sesi Asia setelah berlanjutnya penurunan harga minyak dan meningkatnya resiko keluarnya Yunani dari zona-euro membuat investor khawatir dengan outlook perekonomian dunia. Majalah Der Spiegel tersebut menuliskan bahwa pemerintah Jerman yakin zona-euro dapat menghadapi keluarnya Yunani jika diperlukan. Majalah terkemuka di Jerman tersebut melaporkan bahwa pemerintah Jerman melihat keluarnya Yunani sebagai hal yang hampir tidak dapat dielakkan jika partai oposisi Syriza memenangkan pemilu 25 Januari mendatang. Di lain pihak, harga minyak kembali mencetak rekor terendah 5 tahun seiring merebaknya kekhawatiran atas melimpahnya supplai. Hang Seng futures menguat 0,77% dan kini diperdagangkan di level 24.000 (fr)


(fr)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search