Indeks Dow Ambruk, Di Tutup Di Level Terendah 3 Bulan

Indeks Dow Ambruk, Di Tutup Di Level Terendah 3 Bulan

Jum'at, 08 Agustus 2014 04:02:24 WIB

Monexnews -

Bursa saham AS turun, mengirim indeks Dow Jones Industrial Average ke level terendah sejak bulan April, di tengah kecemasan atas meningkatnya konflik di Ukraina yang mengabaikan laporan earnings yang lebih baik dari perkiraan serta turunnya klaim tunjangan pengangguran di AS.

Saham perusahaan-perusahaan perawatan kesehatan merosot sebesar 1.2% seiring saham Aetna Inc. anjlok sebesar 4%. Saham Tyson Foods Inc., merosot sebesar 2% setelah

Rusia melarang impor makanan yang bernilai milyaran dollar dari AS dan negara lainnya dalam bentuk balasan atas sanksi yang mereka terima. Saham 21st Century Fox Inc. melonjak sebesar 5% sering X-Men: Days of Future Past and Rio 2 menyebabkan lonjakan pendapatan pada bisnis film mereka.

Indeks Standard & Poor 500 turun sebesar 0.6% menjadi 1,909.57, di tutup di bawah harga rata-rata untuk 100 hari yang lalu untuk pertama kalinya sejak bulan April. Indeks Dow turun sebesar 75.07 poin, atau 0.5%, menjadi 16,368.27, di tutup di bawah pergerakan rata-rata 200 hari. Sekitar 6.2 milyar saham berganti tangan di bursa AS, 6.8% lebih tinggi dari pergerakan rata-rata selama tiga bulan.

Ketidakpastian atas situasi di Ukraina telah membanyangi data ekonomi yang positif yang kita lihat pada hari Kamis, kata John Manley, kepala analis ekuitas di Wells Fargo Funds Management di New York. Pasar telah menyesuaikan terhadap data yang positif, namun ketika datangnya berita tentang geopolitik, pasar sulit untuk beradaptasi. Ketegangan meningkat dan kita mencapai level terakhir sebelum situasi berputar di luar kendali.

Indeks S&P 500 telah turun sebanyak 3.9% sejak mencapai rekor tertinggi di 1,987.98 pada tanggal 24 Juli, sekitar 60 poin terhapus dari penguatan tahun ini.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search