Indeks Hang Seng Reli Karena Tindakan PBOC

Indeks Hang Seng Reli Karena Tindakan PBOC

Kamis, 05 Februari 2015 10:10:11 WIB

Monexnews - Bursa saham Hong Kong dan Shanghai dibuka lebih tinggi pada hari Kamis setelah People Bank of China menurunkan persyaratan rasio cadangan untuk bank-bank nasional sekitar setengah persen untuk menstimulasi pinjaman dan memperkuat ekonomi.

Indeks Hang Seng dan Shanghai masing-masih menguat sekitar 0.2% dan 0.3% untuk masing-masing pada awal sesi hari Kamis. Langkah

PBOC ditandai sebagai pengurangan rasio cadangan yang lebih lebar untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun terakhir, meskipun beberapa dari pengurangan itu telah ditargetkan sejak lama. Tindakan bank sentral juga termasuk beberapa pemangkasan rasio cadangan modal untuk lembaga pemberi pinjaman tertentu.

Saham

perbankan di China daratan sebagian besar reli, dengan saham China Merchants Bank Co yang melonjak 4.6%, saham Bank of China Ltd. yang naik 3.5%, saham Bank of Communication dan Agricultural Bank of China Ltd yang masing-masing naik 3.2%, saham China Mingsheng Banking Corp yang naik 3.1% serta saham Industrial & Commercial Bank of China Ltd yang melonjak 2.5%. Beberapa dari saham perbankan yang lebih kecil juga menunjukkan penguatan, seperti saham Chongqing Rural Commercial Bank Co. yang naik 4.1% dan saham Chongqing Co. yang reli 1.9%.

Sektor property juga tampaknya mendapatkan berkah dari tindakan PBOC, seiring saham-saham disektor tersebut juga melonjak yang diantaranya adalah saham China Resources Land Ltd yang naik 5.2% dan shama China Overseas Land & Investment Ltd yang lebih kuat 3.6%.

Laporan tentang PBOC juga menopang saham-saham di sektor keuangan, dengan penggerak utamanya diantarnya adalah saham Citic Securities Co yang melejit 3.8%, rivalnya yaitu saham China Everbright Ltd yang reli 3%. Namun tidak semua saham di sektor keuangan reli, seperti saham HSBC Holdings Plc dan Standard Chartered Plc yang masing-masing turun 0.9% dan 0.4%, setelah European Central Bank mengatakan bahwa mereka tidak akan menerima lagi obligasi pemerintah Yunani sebagai jaminan.

(fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search