Indeks Saham AS Kembali Bergerak di Teritori Negatif, Masih Dibayangi Kekhawatiran Virus Korona

Indeks Saham AS Kembali Bergerak di Teritori Negatif, Masih Dibayangi Kekhawatiran Virus Korona

Kamis, 27 Februari 2020 21:43:36 WIB
Indeks saham AS kembali turun tajam pada hari Kamis (27/2) di tengah investor yang khawatir terhadap virus Korona yang mungkin menyebar di AS. Selain itu pemicu lainnya penyebab jatuhnya indeks saham AS saat ini juga disebabkan perlambatan kinerja perusahaan dan para analis yang berikan peringatan.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, pada hari Rabu mengatakan bahwa kasus virus korona baru di AS yang tidak diketahui asalnya di California Utara indikasikan kemungkinan "penyebaran komunitas" dari penyakit ini. CDC tidak tahu persis bagaimana kondisi pasien, yang warga California, tertular virus.

Analis pasar di salah satu broker internasional mengatakan bahwa kita harus sangat hati-hati dalam jangka pendek. Sepertinya belum ada yang benar-benar ahli dalam virus Korona. Kami belum pernah melihat hal seperti ini dalam dunia investasi seumur hidup kami.

Saham Apple dan Intel menjadi salah satu yang berkinerja terburuk di indeks saham Dow Jones sebelum pembukaan pasar, turun masing-masing sekitar 1.5%. Sementara itu untuk saham AMD dan Nvidia juga turun 3.3% dan 2.5% untuk masing-masing.

Saat ini investor juga terbebani oleh pergerakan imbal hasil obligasi AS, yang bertenor jangka panjang bergerak turun ke rekor terendah.

Kekhawatiran terhadap bagaimana virus Korona akan berdampak pada laba perusahaan dan pertumbuhan ekonomi global telah mengguncang indeks saham AS pada pekan ini karena jumlah kenaikan kasus yang telah terkonfirmasi. Korea Selatan telah mengkonfirmasi total kasus lebih dari 1.700. Daan ini sudah sekitar 400 orang yang terinfeksi virus di Italia.

(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search