Jatuhnya Saham Perbankan Seret Indeks Shanghai Ke Zona Merah

Jatuhnya Saham Perbankan Seret Indeks Shanghai Ke Zona Merah

Kamis, 03 April 2014 15:15:52 WIB

Monexnews -

Bursa saham China turun untuk pertama kalinya dalam tiga hari seiring saham perbankan dan pengembang property merosot, kondisi ini membayangi langkah-langkah pemerintah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Saham Poly Real Estate Group Co. tergelincir sebesar 1.6%, sedangkan saham China Merchants Property Development Co, turun sebanyak 2,7% setelah China Securities Journal menyerukan untuk mempertahankan pembatasan pada penjualan rumah. Saham Agricultural Bank of China Ltd. dan China Citic Bank Corp. turun lebih dari 2 persen. Sementera itu untuk saham yang masuk zona hijau adalah saham Railway Construction Corp. yang menguat setelah pemerintah mengatakan bahwa mereka akan menjual obligasi sebesar 150 milyar yuan ($24 milyar) pada tahun ini untuk membangung rel kereta, terutama untuk di wilayah yang kurang berkembang.

Indeks Shanghai komposit turun sebanyak 0.7% menjadi 2,043.70 pada penutupan perdagangan. Dewan negara kemarin juga mengatakan bahwa negara akan memperpanjang kebijakan pajak istimewa kepada perusahaan-perusahaan kecil serta meningkatkan pembiayaan untuk membangun perumahan untuk warga berpenghasilan rendah. Para pemimpin China mungkin enggan untuk menduplikasi stimulus berukuran besar setelah paket senilai 4 triliun yuan ($645 milyar) selama krisis keuangan global yang menyebabkan inflasi, buble pada pasar perumahan dan kapasitas yang kelebihan dalam industri. Besarnya langkah-langkah stimulus dari pemerintah belumlah cukup besar untuk bertahan dari perlambatan pertumbuhan ekonomi seiring jumlah secara keseluruhannya relatif masih kecil terhadap GDP, kata Wang Weijun, seorang analis di Zheshan Securities Co. di Shanghai. Pasar cemas pada pertumbuhan di kuartal pertama yang mungkin akan kurang dari 7 persen. (fsyl)


(fsyl)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search