Kerusuhan Hong Kong Picu Pasar Asia Tampil Buruk

Kerusuhan Hong Kong Picu Pasar Asia Tampil Buruk

Selasa, 30 September 2014 17:09:16 WIB

Monexnews -

Mayoritas pasar saham Asia berakhir di teritori negatif pada perdagangan hari Selasa (30/9) akibat kecemasan investor terhadap perkembangan di Hong Kong termasuk rilis data dari China dan Jepang.

Menurut laporan, para demonstran kembali memblokade jalan-jalan di Hong Kong dan meluas hingga kawasan Admiralty, Causeway Bay dan Mong Kok di Kowloon.

Kerusuhan tersebut membuat indeks Hang Seng berakhir dengan terpuruk hingga 1.28% ke level rendah dalam 3 bulan terakhir. Indeks juga mencatat koreksi bulanan terbesarnya sejak Mei 2012 lalu lantaran investor melepas saham secara sporadis terkait adanya kerusuhan masal terburuk dalam beberapa dekade terakhir.

Sementara pasar Hong Kong akan tutup di hari Rabu dan Kamis karena libur nasional. Sedangkan indeks utama Nikkei ditutup pada level rendah dalam sepekan terakhir akibat terpukulnya saham-saham berbasis eksportir menyusul penguatan yen.

Kurs yen sendiri melesat kuat hingga ke level 109.16/dollar setelah menyentuh titik terendah dalam 6 tahun terakhir di hari Senin lalu. Nikkei akhirnya ditutup melemah 0.84%, sekaligus mencatatkan level penutupan terendah sejak 24 Sept. Dalam sebulan, indeks telah menguat sebanyak 4.9%.

Indeks KOSPI juga berakhir dengan merosot 0.32% ke level rendah dalam 2 bulan terakhir akibat aksi jual yang disertai perasaan pesimis setelah data domestik industrial output mencatat angka terburuknya sejak 2008 lalu. Saham Samsung Electronics nampak memimpin penurunan pasar dengan melemah 1%.
(dar)


(dar)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search