Khawatir China, Wall St.  Anjlok di Tengah Laporan Earning

Khawatir China, Wall St. Anjlok di Tengah Laporan Earning

Jum'at, 24 Januari 2014 06:03:56 WIB

Monexnews -Bursa saham AS anjlok tajam pada perdagangan kamis, dengan Dow Jones memperpanjang penurunan menjadi tiga hari beruntun pasca data manufaktur AS dan China yang mengecewakan dan investor juga melihat hasil earning dari perusahaan termasuk McDonald s dan Netflix.

Menurut HSBC Holdings Plc dan Markit Economics sektor manufaktur China kemungkinan akan menunjukkan kontraksi untuk pertama kalinya dalam enam bulan terakhir, menambah tekanan pada perekonomian terbesar kedua di dunia tersebut. Angka awal indeks PMI menunjukkan 49,6, dibawah 50,5 pada bulan Desember, sementara 19 analis yang disurvei Bloomberg memberikan estimasi diatas 50 yang mengindikasikan ekspansi.

Sementara indeks manufaktur AS untuk meski masih berekspansi namun menurun dari bulan sebelumnya. Indeks manufaktur PMI AS untuk bulan Januari Sebesar 53,7 turun dari bulan sebelumnya ketika mencapai angka 54,4, dan dibawah estimasi sebesar 55,2.

McDonald s Corp. pada hari Kamis melaporkan perolehan laba kuartal ke-4 yang hampir flat, menyusul penurunan 0,1% dalam penjualan pada jaringan restoran mereka di seluruh dunia dan kenaikan biaya. Raksasa fast food ini melaporkan perolehan laba sebesar $1,397 milyar, naik tipis dari $1,396 milyar yang dibukukan setahun sebelumnya. Indeks Dow Jones ditutup pada level terendah lima pekan setelah anjlok 175,99 poin atau 1,07% menjadi 16197,35. S&P 500 turun 16,40 poin atau 0,89% menjadi 1828,46, dan Nasdaq melemah 24,13 poin atau 0,57% menjadi 4218,87. (pap)


(pap/Monex)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search