Khawatir Dengan Ebola & China, Asia Berakhir Variatif

Khawatir Dengan Ebola & China, Asia Berakhir Variatif

Jum'at, 24 Oktober 2014 17:11:47 WIB

Monexnews -

Pasar ekuiti Asia berakhir variatif di akhir perdagangan sepekan (Jumat, 24/10) akibat kekhawatiran virus Ebola dan China berhasil mengimbangi penguatan bursa Wall Street.

Fokus Asia tertuju ke China yang merilis data new home prices yang jatuh 1.3% di September, penurunan pertama dalam 2 tahun terakhir. Laporan itu sontak memicu kekhawatiran terhadap pasar properti, yang menjadi ancaman terbesar terhadap ekonomi. Bursa Jepang berakhir menguat ke level tinggi dalam 2 pekan terakhir berkat pelemahan Yen berhasil mendongkrak eskportir.

Sedangkan kekhawatiran terhadap penyebaran virus Ebola di AS, turut menguatkan saham-saham terkait pengobatan Ebola seperti Fujifilm Holdings yang rally 2.5%. Indeks Nikkei berakhir rally 1.01%, level penutupan terbaik sejak 10 Oktober. Untuk sepekan, indeks masih mencatat gain 5.2%.

Indeks KOSPI - Korea Selatan kembali memangkas gain dan ditutup melemah 0.31% lantaran investor terbebani sejumlah laporan earnings. Sebelum pasar buka, data GDP Korsel mencatat kenaikkan 0.9% untuk periode kuartal Juli-September, sesuai estimasi. Di lantai bursa nampak saham KIA Motors menguat 0.2% setelah melaporkan penurunan laba kuartal sebesar 18.6% dan produsen baja POSCO anjlok 2%.

Pasar Hong Kong berakhir melemah seiring saham sektor properti berjatuhan lantaran terseret turun oleh lemahnya data properti China dan laporan korporasi dari perusahaan ternama. Indeks Hang Seng ditutup turun 0.13%, namun demikian untuk sepekan indeks menguat 1.2%.
(dar)


(dar)

Lihat Disclaimer
   
KIRIM KOMENTAR ANDA
Upload
CAPTCHA
0 KOMENTAR
Update terus mengenai promo, tools dan berita terbaru dari Monex
Monexnews.com menyajikan berita ekonomi terkini. Fokus pemberitaan monexnews adalah berita forex, saham, valuta asing, pergerakan nilai tukar dollar dan kurs mata uang utama lainnya, komoditi, harga emas logam mulia dan harga minyak dunia. Dilengkapi analisa harian dan indikator pasar keuangan dunia hari ini, rubrik belajar trading serta investasi online.

Search